PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto menjenguk langsung Lutfhi Suhaz, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) yang sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Awal Bros Pekanbaru, Rabu (24/6/2026).

Lutfhi merupakan korban insiden kekerasan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) saat menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPRD Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Senin (22/6/2026). Kehadiran pemimpin daerah ini bertujuan untuk memantau perkembangan kesehatan fisik mahasiswa tersebut, sekaligus memberikan dukungan moral kepada keluarga yang mendampingi di rumah sakit agar proses pemulihan berjalan lancar.

"Hari ini, kami Pemerintah Provinsi Riau membesuk salah seorang anak kami yang menjadi korban pemukulan OTK. Kami mendoakan agar anak kami ini bisa cepat sehat, pulih seperti sedia kala, dan dapat kembali beraktivitas di kampus," ujar Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.

Selain memastikan kondisi medis tertangani dengan baik, SF Hariyanto beserta jajarannya juga menyalurkan sejumlah bantuan nyata untuk meringankan beban keluarga. Paket bantuan yang diserahkan langsung di ruang perawatan itu mencakup uang sagu hati, penanggungan penuh biaya pengobatan rumah sakit, hingga jaminan kelanjutan pendidikan. Bantuan ini terwujud berkat kolaborasi erat antara Pemprov Riau dengan Kepolisian Daerah (Polda) Riau.

"Sebagai bentuk kepedulian kami, Pemprov dan Polda Riau menyerahkan bantuan ini. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan pengobatan anak kami, dan pihak keluarga juga diberikan kesabaran serta ketabahan dalam menghadapi ujian ini," urainya.

Terkait proses hukum atas insiden yang dialami oleh mahasiswa tersebut, pemerintah daerah mendorong penyelesaian secara profesional. Pihak berwajib diyakini mampu menangani kasus ini untuk memberikan keadilan bagi korban yang terdampak.

"Mengenai segala proses hukum dan penyelesaian tindak kekerasan ini, kami dari jajaran pemerintah menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Biar pihak kepolisian yang akan bekerja dan menyelesaikan persoalannya hingga tuntas," tegasnya. ***