PEKANBARU - Menghadapi Pemilu 2024, PKS Riau mulai memanaskan mesin politiknya dengan mengadakan Workshop Pemenangan Pemilu 2024, kegiatan yang melibatkan seluruh Bakal Calon Anggota Dewan  (BCAD) PKS se Riau ini menghadirkan Trainer Nasional dari Gaspol Institute Jakarta.

Ketua pelaksana kegiatan yang sekaligus Kabid Badan Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) DPW PKS Riau, H Marwin Iswandi mengatakan, sebanyak 350 BCAD PKS se Riau memadati Ball Room Hotel Grand Suka Pekanbaru, acara ini dilaksanakan full satu hari mulai Dari jam 8.00 WIB hingga 22.00 WIB, Sabtu 29 Juli 2023.

Dalam kata sambutan pada pembukaan acara, ketua DPW PKS Riau, Ahmad Tarmizi Lc MA, mengajak semua peserta serius mengikuti acara ini hingga selesai,"

Acara ini sangat penting buat kemenangan PKS Riau, karena target kita PKS menang Pemilu 2024 dan Anis Rasyid Baswedan menjadi Presiden 2024," kata Ahmad Tarmizi.

Menurut Ahmad Tarmizi kemenangan itu perlu dirancang, didiskusikan, dan di eksekusi menjadi kerja nyata. Kemenangan itu ada ilmu dan polanya,

"Nah di Workshop ini semua ilmu tentang kemenangan itu akan dibahas, di kupas tuntas dan diharapkan semua BCAD PKS Riau memahaminya, dan memperaktikkan semua ilmu yang diberikan," ucapnya.

Ahmad Tarmizi berharap setelah acara ini tidak ada lagi Bacaleg PKS yang diam tak bergerak, sapa masyarakat, dengarkan keluh kesahnya,

"Jadikan hari hari kita bersama mereka dan yang paling penting rapatkan barisan, dan jaga soliditas kita," tutup Ahmad Tarmizi.

Acara Workshop Pemenangan Pemilu 2024 PKS Riau dibuka oleh ketua DPP Bidang Pembinaan Wilayah (BPW) Sumatra bagian Utara, H Hendri Munief MBA, dalam arahannya Hendri Munief mengajak semua BCAD PKS Riau untuk mempersiapkan kemenangan PKS 2024, semua BCAD mulai dari DPR RI Hingga BCAD Kabupaten/Kota se Riau bersinergi bergandengan tangan dan bekerja bersama sama memenangkan PKS pada Pemilu 2024,

"Ini amanah Munas PKS yang harus kita sukseskan. Selamat mengikuti Workshop peraktikkan Ilmunya perjuangkan kemenangan PKS, In sya Allah menang akan menjadi kenyataan, "kata Hendri Munief. ***