PEKANBARU – Daftar Pemilih Sementara (DPS) di Kota Pekanbaru, Riau ditetapkan 789.236 pemilih. Jumlah itu mengalami kenaikan dibandingkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu Februari 2024 lalu, yang berjumlah 771.497 pemilih atau naik 17.000 pemilih.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rizqi Abadi pada Coffee Night Tahapan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru tahun 2024 di Hotel Aryaduta, Kamis, (23/8/2024) malam mengatakan, pendataan masih berlangsung hingga 27 Agustus 2024 mendatang.

“Dibandingkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Februari 2024 lalu, hanya berjumlah 771.497 orang. Artinya pemilih di Pilkada mengalami peningkatan sebanyak 17.000 orang,” katanya.

Menurutnya, saat ini kendala dalam mendata calon pemilih adalah ditemukannya masyarakat yang memiliki KTP yang tidak sesuai dengan tempat tinggalnya.

“Kendala kami saat ini dalam mendata masyarakat yang bertetangga dengan Pekanbaru, seperti di Kampar. Tempat tinggalnya sudah masuk wilayah Kampar tapi punya KTP Pekanbaru. Untuk solusinya bagaimana, kami serahkan ke pemerintah,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Pekanbaru, Raga Perwira menerangkan, KPU Kota Pekanbaru terbuka dengan berbagai masukan dan kritikan masyarakat demi kelancaran Pilkada 2024.

“Kami terbuka dengan berbagai kritikan maupun masukan yang dapat membangun. Karena kami ingin semua lapisan masyarakat juga dapat turut berpartisipasi dalam mengawal jalannya Pilkada 2024,” tutupnya. ***