RENGAT – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Riau serta Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hulu di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Rengat berlangsung kondusif, aman, dan terkendali pada Rabu (27/11/2024).

Sebanyak 654 warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rutan Rengat menyalurkan hak pilih mereka di dua TPS khusus, yaitu TPS 901 dan TPS 902, yang didirikan di lingkungan rutan. 

GoRiau Pemungutan suara di Rumah Taha
Pemungutan suara di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Rengat.

Menurut Kepala Rutan Rengat, Ridar Firdaus Ginting, terdapat total 742 Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang terdaftar untuk memilih di TPS khusus tersebut.

“TPS 901 memiliki 328 pemilih, sementara TPS 902 memiliki 326 pemilih. Selain itu, ada 88 pemilih tambahan (DPTb) yang juga ikut mencoblos,” jelas Ridar saat ditemui di kantornya.

Proses Pemungutan Suara Lancar dan Aman

Ridar mengungkapkan bahwa pelaksanaan pemungutan suara, mulai dari tahap persiapan hingga penghitungan suara, berjalan lancar berkat pengawalan ketat dari unsur TNI, Polri, dan personel pengamanan Rutan Rengat.

“Semua tahapan, mulai dari persiapan hingga penghitungan suara, berjalan dengan baik, aman, dan tertib. Ini tidak terlepas dari dukungan penuh unsur keamanan yang telah memberikan backup selama proses berlangsung,” ujarnya.

Sebagai Kepala Rutan Rengat, Ridar menyampaikan apresiasinya kepada pihak TNI dan Polri atas dukungan keamanan selama pelaksanaan Pilkada.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada TNI, Polri, dan seluruh pihak terkait atas dukungan pengamanan. Dengan sinergi yang baik, pesta demokrasi di Rutan Rengat dapat berlangsung dengan aman dan terkendali,” tambahnya.

Ridar juga berharap hubungan baik antara Rutan Rengat dan seluruh stakeholder dapat terus terjaga demi menciptakan situasi yang kondusif dan aman di lingkungan rutan. ***