TEGAL – W (61), petani di Desa Sidamulya, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, menemukan jasad istrinya, K (59), di sawah dalam kondisi tanpa payudara dan kemaluan, pada Rabu (2/3/2022).

Dikutip dari detikcon, W menuturkan, pada Rabu pagi, ia dan istrinya berangkat ke sawah, namun lokasinya berbeda. Sekitar pukul 12.00 WIB, W kembali ke rumah, sedangkan K belum pulang.

Hingga pukul 14.00 WIB, K belum juga pulang. W kemudian memutuskan menyusul istrinya ke sawah. Setibanya di sawah, W justru menemukan istrinya tergeletak dalam kondisi tak bernyawa dengan payudara dan kemaluan terpotong.

''Iya, itunya dipotong. Pas temukan jenazah istri saya, itunya (payudara dan kemaluannya) sudah hilang,'' kata W seperti dilansir detikjateng, Jumat (4/3/2022).

Keesokan harinya, Kamis, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil olah TKP, jarak antara lokasi pembunuhan dan titik penemuan mayat hanya sekitar 5 meter.

Dalam menyelidiki kasus pembunuhan K, polisi sudah memeriksa 9 saksi. Namun, polisi belum bisa memastikan motif pembunuhan tersebut.

Belum Ditemukan

Hingga Kamis malam, potongan payudara dan kelamin dari mayat perempuan yang ditemukan tewas di di sawah di Desa Sidamulya, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, belum ditemukan. Bagian vital K tersebut diduga disayat menggunakan benda tajam.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Iqbal Alqudusy membenarkan potongan payudara dan kemaluan korban belum ditemukan. Namun dari olah TKP yang dipimpin Kasat Reskrim Polrestabes Semarang ditemukan titik yang diduga menjadi lokasi korban dibunuh.

''Di TKP ditemukan 2 titik/spot (antara titik 1 dan 2 berjarak -+ 5 meter) yang diduga merupakan tempat di mana korban dibunuh dan dipotong bagian tubuhnya (payudara dan alat kelamin). Hasil pencarian di TKP dengan dibantu K9 Satsamapta Polres Tegal belum dapat ditemukan potongan bagian tubuh korban yang hilang,'' kata Iqbal dalam keterangannya, Kamis (3/3/2022) malam.

Jasad korban langsung diautopsi pada hari ditemukan, Rabu (2/3). Korban tewas akibat luka sayat di leher. Selain itu ditemukan juga bekas pukulan benda tumpul di wajah korban.

''Dari pemeriksaan didapatkan luka akibat kekerasan benda tajam berupa luka iris pada leher, kedua payudara dan kemaluan, didapatkan luka akibat kekerasan benda tumpul berupa memar pada wajah dan anggota gerak bawah. Didapatkan tanda pendarahan hebat,'' ujarnya.

''Sebab kematian adalah luka iris pada leher yang memutus pembuluh darah leher kiri mengakibatkan pendarahan hebat,'' terang Iqbal.***