PEKANBARU – Menjelang Idulfitri, Pemerintah Kota Pekanbaru tengah mematangkan berbagai persiapan penting, mulai dari pencairan honor pegawai hingga mitigasi arus mudik dan lonjakan harga kebutuhan pokok. Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, memastikan seluruh honor pegawai termasuk Tunjangan Hari Raya (THR) akan tuntas dalam waktu dekat.

"Insyaallah segera dalam 2-3 hari ke depan. Sudah banyak yang mau balik mudik, kasihan kalau belum cair," ungkapnya usai menyampaikan LKPJ di rapat paripurna DPRD Kota Pekanbaru, Senin (24/3/2025).

Markarius menegaskan, pencairan telah dimulai dan beberapa masih dalam proses. Ini menjadi langkah awal dari sederet persiapan Pemko menyambut lebaran.

Selain itu, pemerintah juga bersiap menghadapi potensi kenaikan harga jelang Idulfitri. "Biasanya harga naik menjelang lebaran karena cadangan kebutuhan pokok terbatas. Kalau memang perlu, stok cadangan akan kami keluarkan," tegasnya.

Sementara itu, dalam hal pengamanan arus mudik dan balik, Pemko telah berkoordinasi dengan Polresta dan berbagai pemangku kepentingan. Salah satu inovasi yang disiapkan adalah layanan penitipan kendaraan gratis bagi warga yang mudik.

"Dari BNPB ada tempat penitipan kendaraan. Masyarakat tinggal datang saja, ada petugas standby 1x24 jam, gratis dan tersedia di setiap Polsek," jelasnya.

Tak hanya soal mudik, persoalan sampah juga menjadi perhatian serius. Pemko akan melakukan evaluasi bersama vendor, camat, dan lurah. Hal ini penting mengingat volume sampah biasanya meningkat tajam saat Idulfitri.

"Ada beberapa lokasi yang masih menumpuk. Kami akan evaluasi hasil komitmen bersama, karena jika vendor libur, bisa terjadi penumpukan," terangnya.

Sementara untuk pelaksanaan pembayaran THR, Markarius menyatakan bahwa pemerintah menargetkan pencairan maksimal H-7 sebelum lebaran. Jika masih ada warga yang belum menerima haknya, Pemko membuka ruang pengaduan.

"Disnaker kami standby. Ada pusat pengaduan jika masyarakat mengalami kendala," tutupnya.