PEKANBARU, GORIAU.COM - Lonjakan penumpang di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru terus terjadi. Diperkirakan, pertumbuhan penumpang mencapai 10 persen setiap tahun. Untuk mendukung peningkatan bandara, AP II akan mengembangkan landasan pacu hingga menjadi 3.000 meter.

General Manager Bandara SSK II, Anggono Raras, mengatakan, total anggaran yang bakal terserap sekitar Rp 1 triiliun. Diantaranya untuk pengembangan landasan pacu (run way) dari 2.240 meter menjadi 3.000 meter, perluasan apron dan terminal penumpang dari kapasitas 4 juta menjadi 8 juta penumpang pertahun.

''Investasi sebesar itu diusahakan sendiri oleh perusahaan, dan tidak dari APBN, makanya pengembangannya kami usulkan ke kantor pusat,'' kata Anggono, Kamis (4/4/2013) di Pekanbaru.

Pengembangan yang dilakukan secara bertahap itu, kata dia, adalah bagian dari upaya manajemen untuk meningkatkan pelayanan seiring terus tumbuhnya penumpang. ''Tahun 2012, penumpang Bandara SSK II telah mencapai 2,79 juta. Sehingga dengan kenaikan antara 10-11 persen per tahun, maka pada 2014 nanti Bandara SSK II akan terjadi over capacity,'' kata Anggono.

Berdasarkan data AP II, pada tahun 2011 untuk pertama kalinya jumlah penumpang bandara SSK II melebihi 2,5 juta penumpang atau meningkat 9,66 persen dibanding tahun sebelumnya. Sedangkan pada tahun 2012, meningkat 11,86 persen sehingga mencapai 2,79 juta penumpang. Dari jumlah itu, tingkat pertumbuhan penumpang internasional dalam beberapa tahun terakhir ini melebihi tingkat pertumbuhan penumpang domestik atau dalam negeri.

''Tingginya tingkat pertumbuhan rute internasional antara lain karena kemudahan akses ke sejumlah tempat seperti Malaysia dan Singapura oleh beberapa maskapai,'' kata Anggono.

Jumlah penumpang rute internasional di Bandara SSK II pada tahun 2011 meningkat hingga 33,97 persen dibanding tahun sebelumnya, sedangkan peningkatan jumlah penumpang rute domestik hanya 8,37 persen pada periode yang sama.

Sementara tingkat pertumbuhan penumpang rute internasional pada 2012 meningkat 14,04 persen dibanding tahun sebelumnya, atau masih lebih tinggi dibandingkan tingkat pertumbuhan penumpang rute domestik yang hanya 11,72 persen pada periode yang sama.

Kepala Divisi Operasi AP II Bandara SSK II, Hasturman Yunus mengatakan, semakin bertumbuhnya jumlah penumpang internasional dari Pekanbaru ke Malaysia dan Singapura antara lain karena ada kekerabatan dan hubungan budaya yang erat antara warga di Riau dengan warga di kedua negara itu.

Pada saat ini, kata dia, terminal penumpang bandara SSK II memiliki luas 25.779 meter. Bila pengembangan kapasitas telah selesai dilaksanakan, luasnya akan mencapai 34.379 meter persegi dengan kemampuan menampung penumpang hingga delapan juta orang per tahun.

Selain pengembangan kapasitas penumpang, runway (lintasan pesawat) SSK II juga akan diperpanjang dari 2.240 meter x 45 meter menjadi 2.600 meter x 45 meter.

''Bahkan, rencananya akan diperpanjang hingga 3000 meter., sehingga mampu didarati oleh pesawat-pesawat berbadan lebar seperti B747 dan penerbangan haji,'' kata Hasturman.

Menurut Anggono, perpanjangan runway menjadi 2.600 meter diperkirakan akan selesai pada akhir 2013 ini. ''Masih ada sedikit lahan untuk perpanjangan runway yang belum berhasil dibebaskan dari masyarakat,'' kata Anggono.

Ia juga mengutarakan, terminal bandara baru akan mengusung konsep eco-airport. "Nanti siang hari tidak akan menggunakan lampu, cukup sinar matahari untuk menerangi ruangan," kata Anggono.

Selain itu, semua fasilitas moderen juga disediakan. ''Wi-fi itu sudah pasti lah ya, selain itu juga ada iklan multi media, dan check-in terkomputerisasi,'' katanya. (sk)