SELATPANJANG - Duka mendalam sedang dirasakan pengurus cabang olahraga (Pengcabor) Taekwondo Kepulauan Meranti. Pasalnya, orang yang sangat berjasa dalam pendirian Taekwondo di Kota Sagu telah meninggal dunia, Minggu (2/10/2016) akibat serangan jantung.
Laki-laki yang sangat berjasa bagi Pengcabor Taekwondo Kepulauan Meranti itu adalah Sabem Nim Suwardi F Jambak. Mendiang merupakan Kepala Pelatih PPLP Taekwondo Riau.
"Keluarga besar Taekwondo-in Meranti merasa kehilangan atas kepergian Sabem Nim Suwardi F Jambak," ujar Mantan pendiri taekwondo yang juga merupakan pimpinan Dojang, Rayan Pribadi SH.
Kata Rayan, Suwardi sangat berjasa bagi mereka. Mendiang Suwardi disebut-sebut sebagai orang yang proaktif membantu Pengcab Taekwondo, terutama dalam menyiapkan atlit Popda Riau tahun 2011 di Inhil. "Waktu itu Meranti meraih juara umum. Ini tak lepas dari campur tangan mendiang," aku Rayan.
Dan salah satu atlet yang membela Meranti di Popda Riau tahun 2011 adalah Galuh Kogas. Dimana, atlet pilihan mendiang Suwardi ini berhasil pula meraih emas di PON Jabar.
Diceritakan Rayan Pribadi lagi, mendiang Suwardi selalu memberikan motivasi kepada mereka. Suwardi meminta betul para atlet taekwondo Meranti untuk selalu berlatih. Bahkan mendiang Suwardi menyatakan kesiapannya untuk selalu menampung atlit taekwondo Meranti ke pusat pelatihan PPLP Riau.
Suwardi juga dikatakan merupakan orang yang paling getol minta olahraga Taekwondo tidak dipolitisasi. "Kata Suwardi dulu, darimana pun dia, sepanjang mereka bagus, ambil saja," beber Rayan pula.
Rayan mengaku, mereka bertekad dari momentum kepergian mendiang Suwardi ini akan menjadikan Taekwondo sebagai salah satu olahraga favorit di Meranti. Untuk mewujudkan mimpi Suwardi atas Taekwondo kabupaten termuda se Riau yaitu Meranti harus jadi salah satu pusat kiblat olahraga taekwondo, dalam waktu dekat kita ingin melakukan langkah-langkah kongkrit membangkitkan olahraga ini dari 'mati suri'.
"Khusus Meranti yang hari pengcabnya belum juga diseriuskan oleh Pengprov Riau (masih digantungkan, red), kami berharap bukalah mata hatinya, selamatkanlah Taekwondo Meranti. Kita siap mengembangkan olahraga ini," tutup Rayan. ***