SELATPANJANG, GORIAU.COM - Pendistribusian soalan Ujian Nasional (UN) di Kabupaten Kepulauan Meranti sudah sampai ke titik akhir yang tidak akan mengganggu proses ujian. Itu artinya kabupaten termuda se Riau siap melaksanakan UN.


Sebagaimana disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepulauan Meranti, Rismawardi, ketika dihubungi GoRiau.com, Minggu (13/4/2014) siang.
"Pendistribusian soalan UN sudah sampai ke masing-masing UPTD, besok kita sudah siap melaksanakan UN sesuai jadwal," kata Rismawardi.
Untuk kelancaran ujian pula, kata Rismawardi soal-soal yang sudah diterima UPTD tersebut akan dititipkan di tempat yang aman baik di Polsek terdekat maupun di tempat kepala desa yang tidak akan menghambat proses UN. Di tempat titipan ini juga akan dikawal oleh anggota dari kepolisian.
"Soal-soal itu dititipkan di titik terakhir yang aman dan tidak menghambat proses ujian nantinya," tambah Rismawardi.
Kemudian ketika ditanya tentang siswa yang ditahan di kepolisian terkait kasus hukum, kata Rismawardi secara data lengkap Ia tidak punya. Namun, atas laporan ke dirinya, ada 1 siswa salah satu SMK di Selatpanjang yang sekarang ditahan polisi atas kasus perkosaan beberapa waktu lalu, dan itu dipastikan akan mengikuti ujian di tempat tahanan dengan pengawalan dari polisi, pengawas ujian dan tim independent.
"Bagi yang ditahan tetap ujian, petugas akan datang langsung dan mengawasi. Pengawasan itu dari banyak pihak, baik dari kepolisian, pengawas ujian, dan tim independent, yang jelas mereka tetap ujian," ujarnya lagi.(zal)