RENGAT, GORIAU.COM - Maraknya pencurian kabel trafo milik PLN yang terjadi di Kabupaten Indragiri Hulu ternyata menjadi penyebab terjadinya pemadaman total.

Manager PLN Area Rengat Roebadi kepada wartawan, Sabtu (16/3/13) mengatakan, maraknya pencurian kabel trafo yang terbuat dari tembaga tersebut terjadi mulai Februari 2013. "Tercatat sudah 7 kali pencurian kabel trafo ini terjadi di Inhu. Dimana 6 kali terjadi di Rayon Airmolek dan 1 kali pada Rayon Rengat yang terjadi tadi malam.

Modus pencurian kabel trafo ini sama dengan yang terjadi di Rayon Airmolek dan Rayon Rengat. Dimana pelaku mematikan arus listrik terlebih dahulu dengan cara melemparkan sesuatu ke jaringan listrik hingga terjadi trip. ''Disaat listrik mati tersebut pelaku memotong kabel trafo yang berdiameter 70 mm dengan panjang satu kabel mencapai 7 meter," katanya.

Menyikapi maraknya pencurian kabel trafo ini, PLN area Rengat akan segera mensosialisasikan hal ini kepada masyarakat agar ikut membantu melakukan pengamanan pada trafo yang tersebar di seluruh Inhu. "Dengan peran serta masyarakat, kita berharap pencurian kabel trafo ini dapat dicegah. Minimal masyarakat dapat menginformasikan pada PLN atau kepolisian bila melihat orang orang yang mencurigakan saat beraktifitas malam hari di dekat trafo milik PLN," ujarnya. (aun)