PEKANBARU, GORIAU.COM - Proyek mercusuar kembali akan dibangun oleh Pemerintah Provinsi Riau. Setelah sukses membangun gedung sembilan lantai, Perpustakaan Soeman HS dan gedung Dinas PU, kini Pemprov akan membangun gedung Arsip delapan lantai.

Kepala Badan Perpustakan dan arsip Daerah Provinsi (BADP) Riau, Rizka Utama kepada wartawan, Senin (1/10/2012) di kantornya mengatakan perencanaan pembangunan gedung Arsip ini sudah masuk dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

''Anggarannya sudah dimasukan. Kalau tidak ada halangan, 2013 mendatang sudah mulai dikerjakan,'' kata Rizka.

Gedung baru Arsip Riau dibangun di Jalan Cut Nyak Dien samping gedung Veteran atau di belakang Gedung Menara Bank Riau dan diperkirakan akhir 2013 selesai dan bisa digunakan.

Gedung Arsip ini nantinya dilengkapi berbagai sarana dan prasarana yang modern. Sementara filosofi bentuk itu sendiri nantinya pada bagian atas gedung berbentuk kunci. ''Filosofi kunci itu, bahwa arsif itu bagian terpenting. Dengan arsip kita bisa melihat lembaran sejarah, dan berbagai kepentingan yang jika kelak ingin melihat tinggal melihat di arsif saja lagi,'' ujarnya.

Rizka mencontohkan, jika nanti ada yang ingin melihat Riau masa lalu termasuk masa kerajaan. Petugas Arsip akan memutarkan film dokumenternya hingga saat ini. Masing-masing kepala daerah juga akan ada dokumentasinya.

Begitu juga untuk arsip pemerintahan, lembaran penting yang mungkin selama ini masih tercecer diharapkan lebih rapi lagi. Gedung Arsip yang baru itu pun nantinya akan menyediakan tempat untuk arsip penting bagian perusahaan atau pihak swasta lainnya. Sehingga keberadaan gedung arsip ini benar-benar menjadi berguna.

''Kita akan loby pihak perusahaan atau swasta lainnya, dapat memanfaatkan gedung Arsip tersebut itu nantinya. Jadi bukan hanya untuk pemerintah tapi swasta juga ada,'' ujar Rizka.

Ketika ditanya, apakah dengan berdirinya gedung Arsip tersebut masih berada dibawah BADP yang dipimpinnya. Rizka menyatakan masih. Terkecuali jika nantinya memang sudah mengharuskan terpisah, maka sudah tentu akan menjadi Satuaran Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tersendiri. ''Kalau sudah efektif beban kerja lebih besar, bisa saja menjadi SKPD,'' jelasnya.

Selain gedung Arsip, Pemprov Riau juga sedang membangun gedung Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Riau senilai Rp213 miliar di Jalan SM Amin. Gedung setinggi delapan lantai itu, direncanakan Juli 2012 sudah tahap penyempurnaan pengecoran lantai akhir (topping off).

Gedung PU Riau ini, merupakan upaya menjawab tantangan bagi aparatur pemerintah dalam memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat. Apalagi kantor Dinas PU Riau yang lama di Jalan Riau itu sudah tidak layak dan jauh dibawah standar. Baik dari fisik bangunannya, dari tata ruang maupun dari kapasitas serta daya tampung pegawai.

Pembangunan gedung PU Riau yang baru ini dikerjakan oleh PT Waskita Karya dengan nilai kontrak Rp210 miliar. Dalam lelang fisik pembangunan Kantor PU Riau yang melalui LPSE Riau ini, nilai Pagu-nya mencapai Rp221 miliar. Lalu setelah dilakukan hasil penghitungan sendiri (HPS) menjadi Rp213 miliar.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bidang Cipta Karya Dinas PU Riau, dengan jenis kontraknya tahun jamak. Ada sekitar 34 perusahaan yang ikut tender proyek ini. Diantaranya, PT Pembangunan Perumahan (PP) dan PT Adhi Karya, dengan nilai penawaran mencapai Rp212 miliar.

Kedua gedung baru itu nantinya, akan menambah koleksi gedung apik yang dimiliki Pemprov Riau setelah sebelumnya juga membangun gedung sembilan lantai dan perpustakaan. Keduanya menelan anggaran Rp 280 miliar.

Pembangunan gedung 9 lantai pelaksanaannya PT Wijaya Karya dengan penawaran Rp 152 miliar dari pagu anggaran Rp 160 miliar. Sementara untuk gedung BAP dikerjakan PT Total Bangun Persada dengan penawaran Rp 118 miliar dari pagu anggaran Rp 125 miliar.(nti)