PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru berencana menggelar kegiatan pembekalan atau retreat bagi Ketua RT dan RW terpilih setelah pelantikan serentak yang dijadwalkan dalam waktu dekat.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan kegiatan tersebut disiapkan sebagai upaya memperkuat kapasitas para Ketua RT dan RW dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

"Memang kita merencanakan akan ada pembekalan, kalau bahasa kerennya sekarang retreat. Nanti kita siapkan kegiatannya," kata Markarius kepada wartawan, Jumat (5/6/2026).

Meski belum jelas mengenai jadwal pelantikan serentak, namun Markarius menjelaskan bahwasannya polemik sanggahan di beberapa tempat telah diselesaikan.

Menurut Markarius, pembekalan tersebut bertujuan menyamakan persepsi para Ketua RT dan RW yang baru terpilih agar mampu menjalankan tugas dengan baik dan memahami peran strategis mereka sebagai ujung tombak pelayanan pemerintah di tingkat masyarakat.

Ia menyebut terdapat tiga poin utama yang akan menjadi materi pembekalan, yakni membangun sikap melayani masyarakat, meningkatkan rasa tanggung jawab, dan memperkuat disiplin dalam menjalankan tugas.

"Pertama bagaimana memunculkan sikap melayani masyarakat, yang kedua tanggung jawab, dan yang ketiga disiplin. Bagaimanapun masyarakat berharap kualitas pelayanan yang lebih baik," ujarnya.

Selain itu, Pemkot Pekanbaru juga tengah mengkaji berbagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan Ketua RT dan RW agar sejalan dengan beban tugas yang diemban.

"Karena kita juga memikirkan kesejahteraan mereka, tentu kalau ada beban yang diberikan lebih, harus ada perhatian juga," tambah Markarius.

Ia menjelaskan rencana retreat tersebut merupakan inisiatif Pemerintah Kota Pekanbaru dan bukan arahan langsung dari pemerintah pusat. Meski demikian, konsep serupa telah diterapkan di sejumlah daerah untuk memperkuat kapasitas aparatur pemerintahan hingga tingkat paling bawah.

"Ini inisiatif kita. Memang ada beberapa daerah yang sudah melaksanakan kegiatan serupa, seperti Provinsi Sumatera Barat di (Kabupaten) Tanah Datar untuk kepala desanya, tetapi kalau di Pekanbaru ini untuk Ketua RT dan RW," jelasnya.

Terkait lokasi pelaksanaan, Markarius mengatakan Pemkot masih melakukan pembahasan. Namun dirinya memastikan tetap dilaksanakan di Pekanbaru.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Pekanbaru memastikan pelantikan Ketua RT dan RW hasil pemilihan serentak akan segera dilaksanakan setelah seluruh tahapan administrasi rampung.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan saat ini pemerintah masih menyelesaikan proses sanggahan yang diajukan sejumlah calon peserta pemilihan.

"Dalam waktu dekat kita akan melaksanakan pelantikan serentak. Saat ini masih ada beberapa sanggahan yang sedang diproses," kata Agung, Senin (25/5/2026).

Menurut Agung, terdapat 19 sanggahan yang masuk dari hasil pemilihan RT dan RW di berbagai wilayah Kota Pekanbaru. Namun jumlah tersebut dinilai masih wajar dalam proses demokrasi di tingkat masyarakat.

Pemkot Pekanbaru menargetkan seluruh proses penyelesaian sanggahan dapat segera dituntaskan sehingga pelantikan serentak dapat dilakukan dalam waktu dekat.

Agung menegaskan pelantikan serentak diperlukan untuk membangun kekompakan sekaligus menyamakan visi para Ketua RT dan RW dalam mendukung program pembangunan Kota Pekanbaru.

"Mudah-mudahan seluruh proses segera selesai dan para Ketua RT dan RW terpilih bisa segera dilantik," pungkasnya.

Mengenai hasil dari sanggahan tersebut, GoRiau.com telah menanyakan lebih lanjut kepada Kabag Hukum Pemkot Pekanbaru, Edi Susanto. Namun pesan yang dikirimkan masih belum berbalas. ***