
PEKANBARU – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI, Fajar Riza Ul Haq, membuka peluang bagi 76 sekolah di Kota Pekanbaru untuk mendapatkan program revitalisasi dari pemerintah pusat.
Hal itu disampaikan Fajar saat berkunjung ke Pekanbaru dan dijamu Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru di Rumah Dinas Wali Kota, Jumat (5/6/2026).
Menurut Fajar, pemerintah pusat saat ini memprioritaskan revitalisasi bagi sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan berat, berada di daerah terdampak bencana, maupun wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).
"Itu kan kami ada prioritas untuk sekolah yang akan direvitalisasi. Pertama sekolah rusak berat, kedua daerah terdampak bencana, dan ketiga daerah 3T. Kalau 76 sekolah tadi masuk salah satu klaster itu, misalnya sekolah rusak berat, tentu akan kita fasilitasi," kata Fajar.
Ia menegaskan pemerintah pusat terbuka terhadap usulan daerah sepanjang telah diajukan secara resmi melalui sistem yang ditetapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
"Prinsipnya kita terbuka. Sepanjang itu sudah masuk dalam usulan resmi dari Dinas Pendidikan melalui data yang tersedia, tentu bisa kita proses lebih lanjut," ujarnya.
Dirinya menyebut peluang daerah untuk mendapatkan bantuan revitalisasi sekolah semakin besar setelah pemerintah pusat menambah jumlah sasaran program perbaikan sekolah secara nasional.
"Tahun ini Bapak Presiden memberikan tambahan jumlah revitalisasi sekolah hingga 71 ribu sekolah. Artinya setiap daerah, termasuk Pekanbaru, memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mendapatkan program tersebut," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan Pemko Pekanbaru akan segera menindaklanjuti berbagai arahan yang disampaikan Wamendikdasmen.
Menurutnya, langkah pertama yang dilakukan adalah memastikan seluruh kelengkapan administrasi yang menjadi syarat pengajuan program dari pemerintah pusat.
"Besok langsung kami follow up bersama Dinas Pendidikan. Setiap kebijakan tentu harus diikuti dengan kelengkapan administrasi yang dibutuhkan. Proposal pembangunan dan berbagai persyaratan lainnya akan segera kita lengkapi," kata Markarius.
Ia menilai kunjungan Wamendikdasmen menjadi peluang bagi Pekanbaru untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan melalui dukungan program dari pemerintah pusat.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Pekanbaru telah mengusulkan sebanyak 76 sekolah mulai dari jenjang PAUD, SD hingga SMP, baik negeri maupun swasta, untuk mendapatkan program revitalisasi dari Kemendikdasmen.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan, mengatakan usulan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kota Pekanbaru.
"Tahun ini kita mengusulkan 76 sekolah untuk mendapatkan program revitalisasi. Seperti PAUD, SD, SMP negeri dan swasta," kata Alek, beberapa waktu lalu.
Menurut Alek, seluruh dokumen pendukung dan kondisi sekolah yang diusulkan telah disampaikan kepada Kemendikdasmen untuk dilakukan penilaian lebih lanjut.
"Kita sudah kirimkan dokumentasi sekolah tersebut. Nanti Kemendikdasmen yang akan menentukan sekolah mana yang direvitalisasi," ujarnya.
Selain mengandalkan bantuan pemerintah pusat, Pemko Pekanbaru juga tetap mengalokasikan anggaran daerah untuk mendukung pembangunan ruang kelas baru, peningkatan fasilitas sekolah, serta bantuan perlengkapan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di Kota Pekanbaru sekaligus mewujudkan komitmen Wali Kota Agung Nugroho dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan. ***