
PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memastikan program revitalisasi sejumlah sekolah mulai berjalan pada tahun 2026. Pembenahan fisik bangunan fasilitas pendidikan ini dilakukan secara bertahap demi menunjang kenyamanan kegiatan belajar mengajar.
Sebagai langkah awal, Agung meninjau langsung progres perbaikan di SDN 62 Pekanbaru, Senin (31/8/2026). Ia mengecek kondisi ruang kelas dan toilet yang sedang dalam tahap pengerjaan melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.
"Kita mulai membenahi satu persatu bangunan dan area sekolah, termasuk lapangan upacara," jelasnya di sela peninjauan.
Agung menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur pendidikan di wilayahnya tidak hanya bergantung pada kucuran dana pusat. Pemerintah Kota Pekanbaru juga menyiapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk membantu sekolah-sekolah yang membutuhkan pembenahan mendesak.
"Ada juga APBD, kita lakukan untuk perbaikan lainnya seperti paving block dan pembuatan toilet," tambahnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal menyebutkan bahwa langkah revitalisasi ini sejalan dengan program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Dana yang tersedia difokuskan pada penambahan kapasitas belajar bagi sekolah yang kekurangan fasilitas.
"Mereka bisa membangun ruang kelas kalau memang ruang kelas di sekolah itu kurang," terangnya.
Selain penambahan ruang baru, anggaran tersebut juga dialokasikan untuk rehabilitasi bangunan lama yang mengalami kerusakan. Prioritas perbaikan mencakup pemeliharaan atap, plafon ruang kelas, hingga penyediaan fasilitas sanitasi yang layak bagi siswa.
"Bisa juga untuk membangun toilet, apalagi pembangunan toilet paling banyak yang mengusulkan," rincinya. ***