
PEKANBARU – Sebanyak 43 sarjana hukum dari berbagai provinsi di Sumatera antusias mengikuti ujian masuk gelombang pertama program Magister Kenotariatan Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru, Sabtu (29/8/2026). Kehadiran program studi yang baru mendapatkan izin pendirian pada Mei 2026 ini langsung menjadi magnet bagi para lulusan strata satu yang ingin melanjutkan karier keprofesian tanpa harus keluar daerah.
Pelaksanaan seleksi ini digelar secara terpadu oleh Sekolah Pascasarjana Unilak. Rangkaian ujian meliputi Computer Based Test (CBT) yang dipusatkan di Balai Bahasa Unilak, serta tahapan wawancara yang dilangsungkan di Gedung Pascasarjana.
Antusiasme Pendaftar Lintas Provinsi
Pelaksana Tugas (Plt) Kaprodi Magister Kenotariatan Unilak, Dr Miftahul Haq menuturkan bahwa pembukaan angkatan pertama ini mendapat respons yang sangat positif dari masyarakat. Dari hampir 100 orang yang mendaftar, 43 calon mahasiswa sukses melengkapi berkas dan berhak mengikuti rangkaian ujian tertulis maupun wawancara.
"Para calon mahasiswa baru ini tidak hanya berasal dari wilayah Riau, tetapi juga ada lulusan sarjana hukum dari kampus-kampus di Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Untuk pelaksanaan tes wawancara langsung diuji oleh Dr Hasan Basri, SAg SH MH dan Dr Irawan Harahap," rincinya.
Ia menambahkan, seluruh rangkaian tes berjalan lancar dan seluruh peserta diharapkan bersabar menunggu pengumuman hasil seleksi resmi yang akan dirilis oleh universitas.
Peluang Karier Lulusan Kenotariatan
Apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan ujian perdana ini turut disampaikan oleh Plt Dekan Sekolah Pascasarjana Unilak, Dr Hardi, SE MM. Menurutnya, sebagai satu-satunya penyelenggara Magister Kenotariatan di Riau saat ini, Unilak membuka ruang seluas-luasnya bagi lulusan sarjana hukum untuk memperdalam keilmuan secara komprehensif.
"Dengan bimbingan dosen-dosen berpengalaman, calon mahasiswa akan dibekali pemahaman hukum dan keilmuan kenotariatan. Prospek lulusannya sangat cerah, tidak hanya berpeluang menjadi notaris, tetapi juga bisa meniti karier sebagai akademisi maupun tenaga profesional di perusahaan perbankan," paparnya.
Ia juga turut mengundang masyarakat yang berminat untuk segera mendaftar pada pembukaan angkatan kedua. Kesuksesan angkatan pertama ini membuktikan bahwa menempuh pendidikan kenotariatan di Unilak adalah pilihan yang tepat.
Kabar gembira mengenai kemudahan akses pendidikan ini dirasakan langsung oleh salah seorang peserta ujian, Alvie. Ia mengaku sangat terbantu dengan dibukanya program Magister Kenotariatan di Riau.
"Saat mendengar Kenotariatan Unilak ini adalah satu-satunya di Riau, saya langsung berminat untuk mendaftar. Jadi bagi lulusan sarjana hukum yang selama ini ingin kuliah dan harus keluar Riau, sekarang Unilak bisa jadi pilihan utama. Semoga saya bisa lulus dan meraih gelar MKn di sini," harapnya. (rls)