SIAK – Bupati Siak, Dr Afni Z, MSi, bersama Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, MSi, melakukan terobosan dalam mewujudkan reformasi birokrasi di lingkungan pemerintahan daerah. Untuk pertama kalinya, proses pelantikan empat pejabat eselon II atau Pimpinan Tinggi Pratama murni menggunakan hasil pemetaan sistem manajemen talenta, Rabu (20/5/2026).

Sistem ini memfasilitasi penilaian kompetensi, potensi, dan kinerja pegawai secara objektif, transparan, serta dipantau langsung oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pemerintah setempat kini memiliki instrumen terukur guna menyiapkan pemimpin dan aparatur masa depan tanpa campur tangan kepentingan di luar birokrasi.

"Jadi siapapun sekarang berhak mendapatkan promosi sesuai talentanya masing-masing. Tidak ada lagi istilah titipan, balas budi politik, apalagi setoran-setoran," tegas Bupati Siak, Dr Afni Z, MSi.

Sistem ini menjamin seluruh aparatur sipil negara mempunyai peluang setara untuk mengembangkan karier. Penempatan figur abdi negara diprioritaskan bagi mereka yang mencatat kinerja tertinggi dan paling unggul di bidangnya.

"Kita ingin the right man on the right place, orang yang tepat untuk tempat yang tepat. Manajemen talenta memastikan setiap ASN memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berinovasi sesuai kapasitas masing-masing," urainya.

Proses manajemen talenta tersebut menempatkan empat figur yang kini resmi menduduki pos strategis. Keempatnya meliputi T Indraputra, SSTP, MSi, sebagai Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Kabupaten Siak dan Ali Amran, SE, MM, yang mengisi posisi Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Siak.

Selanjutnya terdapat Sapta Saily, SE, MM, untuk jabatan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Siak, serta dr Handry, MKM, sebagai Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Siak. Bersamaan dengan pelantikan pejabat eselon II, pemerintah daerah juga mengukuhkan jajaran fungsional pengawas sekolah dan administrator kesehatan. ***