PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Peran perusahaan swasta dalam pembangunan Pelalawan masih dirasakan minim dan pelaksanaan CSR tidak berjalan mulus. Bahkan perusahaan juga tidak menghadiri Musrenbang sebagai bentuk partisipasi dalam penyusunan program pembangunan.
Wakil ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Pelalawan H. Halim Asra Kesuma mengatakan kecewa kepada pihak perusahaan yang kurang berpartisipasi menghadiri acara Musrenbangda Kabupaten Pelalawan.
"Jauh-jauh sebelumnya, pak bupati sudah mewanti-wanti pihak perusahaan, dimana program CSR mereka ini disingkron dengan program pembangunan Pelalawan. Tapi kenyataannya, pihak perusahaan malah sedikit saja yang hadir," imbuh Halim dengan nada tinggi.
Padahal sesungguhnya, kata Halim jika semua pihak perusahaan hadir, tentu bisa di singkron antara program CSR mereka dengan pembangunan Pelalawan pada Musrenbangda ini. "Gimana mau disingkron itu. Pihak perusahaan saja, banyak tidak hadir," tuturnya lagi.
Kalau begini, tegasnya, alangkah baiknya bagi perusahaan yang tidak mengindahkan imbauan bupati, ditinjau ulang saja izin mereka. "Inikan namanya, tidak peduli dengan kabupaten Pelalawan, jadi bagi mereka yang bandel, tinjau ulang saja, izin mereka," tegasnya menutup. (ilm)