
TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Mengingat Nawakerja dari Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi yang ingin membentuk 5.000 Badan Usaha Milik Desa (Bumdes),maka Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), menargetkan untuk membentuk BUMDes di tiap desa.
Sebelum membentuk BUMDes, terlebih dahulu Pemkab Inhil memberikan bekal dan pemahaman kepada pengelola Posyantek dan pendamping UED/K-SP dan Bumdes atau kelurahan.
Pembekalan tersebut, dibuka langsung oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten (Sekdakab) Inhil, Fauzar yang diikuti sebanyak 83 peserta dari setiap kecamatan.
''Kita ingin, keberadaan BUMDes yang nantinya akan terbentuk haruslah yang potensial dan memiliki manajemen yang bagus dan akuntabel,'' ujar Asisten II saat membuka pembekalan di Hotel Telaga Puri Tembilahan, Senin (8/6/2015).
Maka dari itulah, dikatakannya diperlukan inovasi-inovasi yang nantinya akan diaplikasikan oleh pendamping dan fasilitator PPD ke BUMDes maupun UED/K-SP, setelah pelatihan ini, tujuan tersebut dapat terealisasi.
''Dengan diadakanya pelatihan ini, diharapkan kepada saudara-saudara yang telah ditunjuk sebagai pembina dan pengurus, benar-benar menggunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat desa yang berguna dan berdaya guna,'' harap Fauzar.(adv)