PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Kelangkaan gas elpiji 3 Kg di Kabupaten Pelalawan khususnya di Pangkalan Kerinci, ditenggarai adanya permainan antara pemilik pangkalan dengan pengecer. Akibatnya harga elpiji 3 Kg melambung jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar (Disperindagpas), Zuerman Das, Senin (8/6/2015). Untuk itu, pihaknya akan membuat tim untuk mengusut persoalan itu.

"Kita duga ada permainan antara pemilik pangkalan dengan pengecer. Bayangkan saja, ada 27 pangkalan elpiji yang tersebar di Kecamatan Pangkalan Kerinci," katanya.

Disebutkan Zuerman, ada sebanyak 50 ribu elpiji 3 Kg yang didistribusikan untuk persedian selama 1 bulan.

"Jadi sebenarnya tidak mungkin terjadi kelangkaan. Ada indikasi permainan dari pangkalan ke pengecer sehingga gas elpiji 3 Kg menjadi langka, jika ada harganya melambung dari HET yang ditetapkan yakni 18 ribu per tabung," bebernya.

Zuerman mengatakan, untuk mengantisipasi hal itu maka pihaknya akan membentuk tim khusus untuk turun langsung ke lapangan serta menggelar operasi pasar.

"Kita minta masyarakat melaporkan jika ada pengecer atau agen atau warung yang menetapkan HET elpiji 3 Kg di atas 18 ribu per tabung," tutup Zuerman.(***)