BENGKALIS, GORIAU.COM - Molornya pengumuman pemenang proyek multiyears Bengkalis dinilai mendapat sorotan dari masyarakat dan pengamat. Pasalnya, proyek strategis tersebut sangat mendesak untuk percepatan pembangunan daerah. Pemkab seharusnya fokus untuk menyelesaikan multiyears.
''Informasi yang diperoleh terjadi perubahan jadwal penetapan pemenang dan penandatangan kontrak. Seharusnya Mei, pemenang sudah dimumkan dilanjutkan dengan penandatangan kontrak kerja. Dengan danya perubahan jadwal ini kemungkinan besar proyek MY baru terealisasi sekitar Juni atau Juli, bahkan bisa jadi kembali molor,” ujar pengamat pembangunan, Syafril Naldi.
Pemkab seharusnya menyikapi dengan serius persoalan proyek MY tersebut karena menyangkut prioritas utama pembangunan daerah, khususnya infrastruktur. Ia mensinyalir, kembali molornya penetapan pemenang proyek MY diduga karena masalah izin pelepasan kawasan untuk empat paket peningkatan jalan masih belum keluar dari Menteri Kehutanan RI.
Ditambahkan Syafril Naldi, ada empat kegiatan jalan yang harus menunggu izin Menteri Kehutanan untuk pelepasan kawasan. Keempatnya adalah peningkatan jalan Bukitbatu (Desa Temiang)-Duri kecamatan Mandau, jalan lingkar Duri Barat, jalan lingkar Duri Timur dan jalan poros Bukitbatu-Siak kecil.
''Proyek MY ini mulai dilelang sejak akhir Desember 2012 lalu. Apabila terus mengalami perubahan jadwal penetapan pemenang sampai penandatangan kontrak, kita khawatir tahun ini proyek MY bakal terancam belum bisa dikerjakan,'' tutup pria yang akrab disapa Onal ini. (jfk)