PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Rencana Badan Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Kabupaten Pelalawan melakukan pelayanan perizinan satu pintu ditahun ini  belum bisa berjalan maksimal.

Hal ini disampaikan Mukhtarudin, Kepala BPMP2T Pelalawan, Jumat (31/1/2014). Muktarudin menjelaskan, pelayanan perizinan sejauh ini masih ditangani oleh bagian masing masing instansi dan belum diserahkan sepenuhnya ke BPMP2T selaku badan yang memiliki kewenangan penuh terhadap pelayanan perizinan di pemerintahan."Sejauh ini pelayanan perizinan satu pintu yang akan Kita terapkan pada tahun ini sepertinya belum bisa berjalan sesuai rencana, karena sebagian dinas masih memberikan pelayanan perizinan dan belum diserahkan ke kita yang memiliki kewenangan," ujarnya.Dijelaskan Mukhtarudin, seharusnya semua dinas sudah menyerahkan semua pelayanan perizinannya ke BPMP2T, sehingga masyarakat yang akan mengurus perizinan tidak lagi harus mencari-cari banyak dinas."Dengan diberikannya kewenangan tersebut setidaknya akan mempermudah masyarakat dalam mengurus semua perizinan yang akan mereka buat. Dari sekitar 90 perizinan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah baru sekitar 19 perizinan saja yang ditangani oleh BPMP2T, selebihnya masih ditangani oleh instansi masing-masing, padahal dengan diserahkannya pelayanan perizinan ke kita maka akan meringankan beban mereka dan masyarakat tidak kesulitan untuk mencari kantor dinas hanya untuk mengurus izin dan terlebih lagi pendapatan hasil retribusi dan pajak yang dihasilkan juga terkumpul jadi satu," terangnya.Lanjut Mukhtarudin, dirinya mengaku sudah menyampaikan permasalahan ini ke Bupati dan setelah dijelaskan soal pelayanan satu pintu belum bisa berjalan maksimal sesuai harapan dengan berbagai alasan.Terkait hal itu, jelas Mukhtarudin, Bupati langsung merespons dan disarankan agar dilakukan rapat dengan seluruh SKPD agar kewenangan tersebut dapat diserahkan semua pelayanan perizinan ke BPMP2T."Sudah kita sampaikan ke Pak Bupati, dan Beliau ternyata merespons baik. Beliau meminta agar semua SKPD bisa melakukan rapat untuk menuntaskan permasalahan pelayanan perizinan satu pintu demi kemudahan yang dirasakan oleh masyarakat kita," tutupnya seraya menambahkan, jika dalam waktu dekat ini akan segera dilakukan rapat koordinasi dengan semua dinas terkait.rkn