PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Sampai memasuki bulan April ini, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kabupaten Pelalawan masih belum menerima dan mendapatkan ketetapan dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemenpan) tentang kouta untuk penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Pelalawan tahun 2013 ini. Meski usulan akan kebutuhan PNS di lingkungan Pemerintah daerah kabupaten Pelalawan, sudah dilayangkan ke Kemenpan beberapa waktu lalu.

"Kita dari BKD hanya sebatas mengusulkan kebutuhan pegawai di lingkungan Pemkab Pelalawan saja, sedangkan untuk masalah jumlah nominal kuota penerimaan CPNS ditentukan oleh Kemenpan," terang Kepala BKD Pelalawan Andi Yuliandri pada sejumlah media di Pangkalan Kerinci, Senin (25/3/2013).

Andi mengatakan bahwa dari jumlah nominal kuota yang ditetapkan Kemenpan untuk Pelalawan maka kemudian pihaknya baru akan menyusun formasinya sesuai kebutuhan daerah ini. Soalnya, usulan yang dilayangkan Pemkab Pelalawan ke Kemenpan itu berdasarkan kebutuhan dan masukan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan.

"Awalnya kita surati semua SKPD tentang kebutuhan mereka akan pegawai. Dari masukan dan usulan SKPD ini lah, kita sampaikan usulan ke Kemenpan," katanya.

Dan saat ini, sambungnya, dari pengajuan yang disampaikan BKD Pelalawan yakni sebanyak 1.307 CPNS, didominasi oleh guru dan tenaga kesehatan. Pasalnya, sampai saat ini Kabupaten Pelalawan masih kekurangan tenaga kesehatan dan guru. Belum lagi adanya penambahan sekolah, tentu pasti ada penambahan guru.

"Begitu juga dengan peningkatan status Puskesmas, jika sudah menjadi Puskesmas Rawat Inap, tentu juga dibutuhkan penambahan tenaga," katanya.

Namun, lanjutnya, pihaknya menyakini bahwa kuota yang diberikan Kemenpan kepada Pelalawan, tidak akan jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, ketika adanya penerimaan CPNS. Kemenpan sendiri sudah mengumumkan akan menerima CPNS seluruh Indonesia sebanyak 60 ribu.

"Itukan secara nasional, belum lagi dengan pengangkatan honorer yang tergabung dalam K1 dan K2, yang sudah tentu masuk dalam 60 ribu tersebut,” tandasnya.

Ditambahkannya, berdasarkan pengalaman dalam penerimaan CPNS tahun-tahun sebelumnya maka jumlah nominal kouta untuk kabupaten kota se Indonesia akan disampaikan oleh Kemenpan, saat akan dilakukannya penerimaan CPNS.

“Dari jumlah jatah kouta kita yang ditetapkan Kemenpan ini baru akan kita susun formsasinya. Misalkan kouta kita tahun 2013 ini, sebanyak 200 CPNS, dari 200 ini kita susun untuk tenaga guru berapa, tenaga kesehatan berapa, penyuluh dan lainnya berapa,” tutup mantan Kabag Pembangunan Setdakab Pelalawan ini. (ilm)