PEKANBARU, GORIAU.COM - Mendukung program kemaritiman yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendapat kehormatan untuk menyiapkan pelabuhan internasional di Dumai, Riau.

Dumai menjadi salah satu dari 24 pelabuhan di Indonesia yang disiapkan untuk melaksanakan program pengembangan daerah maritim. Karena sejauh ini, aktivitas bongkar-muat internasional sudah berlangsung di sana.

"Pemprov Riau sifatnya siap bersinergi dengan seluruh program yang digagas Pak Presiden, karena program kemaritiman merupakan gagasan besar yang harus didukung," kata Plt Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman kepada GoRiau.com.

Kebijakan tersebut sejalan dengan rencana Pemprov Riau yang akan memacu pembangunan di daerah pesisir yang menghadap ke Selat Malaka. "Kita punya kawasan darat, dan maritim yang menghadap ke Selat Malaka yang merupakan jalur perairan tersibuk di dunia. Ini peluang yang harus dikembangkan," ujarnya.

Pelabuhan Dumai sejauh ini sudah menjadi pintu masuk bagi kapal-kapal internasional, terutama untuk aktivitas ekspor minyak bumi dan minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO). Meski begitu, potensi pelabuhan Dumai perlu ditingkatkan.

Salah satu dukungan yang diperlukan untuk pengembangan pelabuhan Dumai adalah dengan riset teknologi. Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Riau diminta melakukan penelitian untuk pengembangan Pelabuhan Dumai. Balitbang Riau juga diminta menggandeng universitas untuk menghidupkan riset di daerah.

"Jangan ada lagi penelitian yang berulang-ulang saja dan berjangka pendek, tapi harus penelitian jangka panjang yang mendukung poros maritim," tandas Plt Gubernur Riau.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo di depan seluruh Gubernur dan Kapolda dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kabinet Kerja 2014 di Jakarta pada 4 November lalu menyampaikan bahwa akan membangun 24 pelabuhan di Indonesia untuk mendukung tol laut demi mewujudkan poros maritim.

Menurutnya, Indonesia memang memerlukan pelabuhan, hampir semua provinsi diperlukan, ada yang dibangun baru, ada yang diperluas. Target dalam tiga tahun ada 24 yang akan diperluas dan dibangun.

Salah satu pelabuhan yang akan terus mengalami pembangunan yaitu Pelabuhan Tanjung Priok yang menjadi salah satu pelabuhan logistik terbesar di Indonesia.***