BENGKALIS, GORIAU.COM - Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Jamal Abdilah kurang sepakat dengan agenda outbond pejabat eselon II dan eselon III, khususnya Kabag dan Camat ke Bangkinang. Selain mempertanyakan esensi kegiatan tersebut terhadap peningkatan kinerja, ia juga menyesalkan kegiatan tersebut dilakukan di akhir tahun, di saat banyak pekerjaan yang belum selesai.
Informasi yang diterimanya, Jumat (27/12/2012), seluruh pejabat tersebut berangkat ke Bangkinang menggunakan bus Pemkab Bengkalis. ''Kita sesalkan kegiatan outbond pejabat ini. Selain esensi kegiatan itu sendiri yang saya nilai tidak ada keitannya dengan peningkatan kerja, kegiatannya dilakukan di akhir tahun. Di saat pekerjaan sedang menumpu,'' papar Jamal.
Kegiatan outbond tersebut dimaksudkan membentuk karakter dan membangun kebersamaan. Tujuan akhir dari kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan kinerja. “Sebelumnya outbond kan sudah dilakukan di Bogor. Maaf sampai hari ini saya belum melihat ada korelasi dengan kinerja mereka,” papar Jamal.
Terlepas dari hasil apa yang ingin diraih dari kegiatan tersebut, seyogyanya kegiatan tersebut tidak dilakukan diakhir tahun seperti sekarang ini. Terlebih sebelumnya Bupati sudah mengingatkan agar para kepala SKPD tidak keluar daerah sebelum pembahasan APBD dan sejumlah pekerjaan lainnya selesai.
''Beberapa hari lalu, puluhan kontraktor menghadap saya mempersoalkan batas akhir pengurusan SPM dan lainnya di kantor Bupati. Karena kebijakan pemda hari terakhir pengurusan SPM dan lainnya itu tanggal 26 Desember. Padahal masih ada ratusan paket yang belum cair. Apa mereka harus ditelantarkan begitu saja,'' ungkap Jamal.
Pengalamn tahun sebelumnya hendaknya dijadikan iktibar, ketika ratusan rekanan melakukan aksi demo karena protes pengurusan pencairan termin tidak sampai berakhir bulan Desember. ''Mungkin untuk kegiatan pejabat di lingkup Pemda selesai, tapi sampai hari ini kita masih melihat ratusan rekanan masih berurusan di bank. Kalau saja ada rekom atau apalah namanya yang kurang terkait administrasi pencairan, apa tak kasihan. Pekerjaan sudah dilakukan tapi dana tak cair,'' ungkap Jamal. (jfk)