PEKANBARU - DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Riau mengakui ada sinyal antara pihaknya dengan Partai Hanura berkoalisi untuk mengusung calon di Pemilihan Walikota (Pilwako) Pekanbaru 2017. Namun rencana itu masih sebatas pembicaraan yang berproses di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Hal tersebut disampaikan Ketua Bappilu dan Pemilukada DPD PDIP Riau Zukri Misran. Dia mengatakan, ancang-ancang koalisi itu telah lama direncanakan. Tetapi apapun hasilnya, semua nanti akan diputuskan oleh DPP.

"Jadi kalau pembicaraan koalisi memang ada, namun sampai hari ini kami di DPD belum menerima surat keputusan resmi. Termasuk siapa yang akan diusung nantinya," ujar Zukri, Sabtu (17/9/2016).

Zukri juga tidak membantah rencana kedua partai bakal mengusung Dwi Agus Sumarno-David Chalik, termasuk sejumlah nama lain baik itu Dwi Agus Sumarno-Said Usman dari PPP atau calon alternatif Dastrayani Bibra.

"Semua masih memungkinkan. Apalagi Dwi Agus Sumarno sudah mendapatkan tugas dari DPP untuk mencari calon pendamping. Jadi wajar berproses antara pasangan ini dan itu. Seperti diketahui dengan PPP juga terus dilakukan pembicaraan," sambungnya.

Mantan anggota DPRD Riau ini menggaris bawahi, seperti apa nantinya PDIP di Pilwako Pekanbaru, akan diputuskan dari rapat di tingkat DPP, sesuai dengan hitungan politik. "Tunggu saja hasilnya nanti. Kemungkinan dalam satu atau dua hari SK DPP keluar," tutup dia. ***