SIAK SRI INDRAPURA - Race Director Tour de Siak 2015 Erwin Anwar mengatakan, meski diikuti tim dari 4 negara dan 7 tim dalam negeri, pelaksanaan Tour de Siak tahun 2015 dinilai lebih baik dari tahun 2013 dan 2014 lalu. Pasalnya, waktu tempuh yang diselesaikan pebalap dari etape pertama hingga keempat lebih bagus dan ada peningkatan.

"Tahun lalu ada 11 negara yang ikut, termasuk pebalap dunia dari Iran, tapi kalau dilihat hasil Tour de Siak 2015 ini, speed-nya meningkat, sehingga kualitas lomba juga bagus," kata pengurus PB ISSI Pusat ini menjawab GoRiau.com, usai penyerahan hadiah kepada pebalap etape terakhir, Sabtu (28/11/2015).

Anwar berharap, untuk tahun berikutnya pelaksanaan Tour de Siak mendapat dukungan penuh dari Pemprov Riau. Sehingga, etape yang akan dilewati para pebalap bisa diperpanjang ke kabupaten/kota lainnya di Riau.

"Ini masukan dari para pebalap, mereka berharap ada tambahan etape untuk tahun berikutnya di Tour de Siak. Tentu jarak tempuh juga ditambah ke daerah lain, bukan hanya keliling Kabupaten Siak. Kita berharap dukungan dari Pemprov Riau agar keinginan para pebalap ini bisa diakomodir tahun depan," jelasnya.

Terkait upaya PB ISSI untuk memasukan Tour de Siak menjadi kalender Internasional dan tercatat di UCI, menurut Anwar hal itu bisa diwujudkan apabila persyaratannya bisa dipenuhi.

"Di Indonesia, hanya Tour de Singkarak yang masuk kalender Internasional, kalau Tour de Siak mau tentu harus memenuhi semua persyaratan. Saya yakin, dua atau tiga tahun ke depan Tour de Siak akan menjadi kegiatan Internasional yang tercatat di UCI," pungkasnya.***