SIAK - Puasa ternyata tak membatasi aktivitas Bupati Siak, Alfedri untuk turun langsung menyapa masyarakat dan pedagang di pasar Simpang 4 Paket C, Kampung Jayapura Kecamatan Bungaraya, Rabu (29/4/2020) petang.

Didampingi Camat Bungaraya, Amin Soimin serta Kasatpol PP Siak, Kaharudin, Bupati berkeliling pasar dengan berjalan kaki sembari memberikan masker dan sarung tangan kepada pedagang serta warga yang sedang berbelanja takjil atau makanan untuk berbuka puasa.

Pantauan GoRiau.com, kehadiran Bupati Siak Alfedri di Pasar itu membuat warga kaget. Banyak warga tak menyangka, bahwa yang memberikan masker serta sarung tangan langsung kepada pedagang adalah Bupati Siak, Alfedri.

"Tadi saya pikir orang dari mana yang datang pakai baju putih-putih, ada TNI dan Satpol PP pula. Saya pikir mau menggusur dagangan saya, karena Covid-19 lalu orang tidak boleh berjualan," kata Tini, pedagang gorengan kepada GoRiau.com.

Meski sore hari, panas matahari tetap saja menyengat kena ke kulit. Namun Bupati Siak ini terus berjalan membagikan masker dan sarung tangan kepada pedagang sekaligus mengedukasi pedagang dan warga yang berbelanja tentang pentingnya menggunakan masker dan sarung tangan di tengah wabah Covid-19 ini.

"Tidak mau tertular penyakit Covid-19 ini kan?, Sebaiknya bapak dan ibu menggunakan sarung tangan dan masker. Ini wajib digunakan selalu, tidak boleh tidak. Tujuannya agar terhindar dari wabah virus Corona. Selain itu juga jaha jarak antara penjual lainnya, dan ingatkan juga pembeli untuk menjaga jarak," kata Alfedri sembari menyerahkan sarung tangan plastik dan masker kepada pedagang.

Alfedri mengulangi kalimat yanga sama pada pedagang lainnya serta mengingatkan pedagang agar tidak membawa anak saat berjualan. Karena, Kecamatan Bungaraya merupakan jalur lintas dari Dumai, Bengkalis, Pekanbaru dan daerah tetangga lainnya.

"Virus ini tidak nampak, anak-anak sangat rentan tertular olehnya. Untuk itu kami tegaskan, pedagang jangan membawa anak atau balita saat berjualan, jangan sampai anak-anak menjadi korban. Lebih baik anak-anak di rumah saja, bisa dengan kakaknya atau saudara yang dipercaya," ujar Bupati kepada pedagang di depan supermarket Pepsi.

Kepada GoRiau.com, Bupati Siak Alfedri mengatakan kegiatannya itu dalam rangka memonitoring langsung imbauan yang sudah disampaikan melalui Camat agar semua pedagang dan pembeli di pasar ataupun di pinggir jalan tetap menggunakan masker, sarung tangan dan menjaga jarak.

"Kita sangat ingin wabah Covid-19 ini segera berakhir. Makanya dengan upaya yang kita lakukan saat ini dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Siak dan sekitarnya. Tadi kami juga mengedukasi pedagang serta masyarakat tentang bahaya Covid-19 ini dan cara pencegahannya agar tidak tertular," ujar Alfedri.

Untuk pedagang yang mejanya masih rapat dengan pedagang lainnya, langsung dijarakkan 2 hingga 3 meter. Sehingga saat pembeli ramai datang, jarak antara pembeli dengan pembeli bisa juga diatur.

"Untuk jarak ini juga tadi juga sudah kita kasih tanda dengan cat pilox. Itu dibantu oleh Satpol PP serta dari pemerintah Kecamatan Bungaraya. Masyarakat juga harus bisa menerapkan physical distancing ini," kata Bupati lagi.

Sementara itu, Camat Bungaraya Amin Soimin mengaku sudah menjalankan imbauan Bupati Siak sejak beberapa hari yang lalu. Ia juga sudah meneruskan imbauan Bupati kepada Penghulu di daerah yang dipimpinnya.

"Tadi kita lihat pedagang sudah banyak yang mengatur jarak dengan pedagang lainnya. Hanya saja, tadi masih ditemukan beberapa pedagang yang tidak menggunakan masker. Itu langsung didatangi pak Bupati dan diberikan edukasi oleh pak Bupati langsung," kata Amin Soimin. adv