
DUMAI - Pasca terjadinya bom bunuh diri di Mapolresta Solo, Selasa pagi (5/7/2016), Kapolres Dumai, AKBP Donald Happy Ginting langsung melakukan koordinasi dan rapat terbatas bersama dengan TNI AL, TNI AD, KSOP, dan PT Pelindo 1 Dumai.
AKBP Donald H Ginting saat melakukan koordinasi dengan pihak Lanal dari TNI AL dan PT Pelindo, serta KSOP, upaya melakukan pencegahan masuknya pelaku teror ke Kota Dumai, Riau, melalui pelabuhan penumpang.
"Penjagaan tidak hanya kita perketat di pelabuhan penumpang, di perairan juga kita lakukan upaya pencegahan masuknya pelaku teror bom melalui Dumai. Tidak hanya Lanal dan Satpol Air, tapi kapal Bea Cukai kita libatkan untuk melakukan pengamanan di perairan," ujar AKBP Donald H Ginting saat dihubungi GoRiau.com, Senin siang.
Ia juga telah menginstruksikan seluruh personel dijajaran Polres Dumai, untuk ekstra waspada terhadap upaya-upaya teror terhadap masyarakat. Untuk Mako (Markas Komando), saat ini menjadi area terbatas. Dimana pengunjung yang datang dilakukan pemeriksaan.
"Tidak hanya mako, seluruh polsek dan asrama pun kita jaga ketat saat ini, pasca kejadian bom bunuh diri di Mapolresta Solo," bebernya.
Selain Mako dan Pelabuhan Penumpang, beberapa objek vital di Dumai, seperti PT Pertamina dan PT Chevron Pasifik Indonesia, tak luput dari pengawasan dan ketatnya penjagaan.
"Kita saat ini sedang melakukan koordinasi dengan PT Pertamina dan PT Chevron. Kita berharap dengan kerja keras dan upaya-upaya antisipasi yang dilakukan saat ini, mampu membuat masyarakat aman dan nyaman saat malam takbiran dan salat Idul Fitri besok," tutup AKBP Donald H Ginting singkat. ***