PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Pembangunan Pasar Bukit Gajah, Ukui akan segera dilakukan setelah Kementerian Koperasi dan UMK menyalurkan bantuan sebesar Rp900 juta. Menurut rencana, pembangunan pasar ini akan menggunakan konstruksi baja agar tahan lama.

''Agar bangunan dapat dipakai lama dan tidak mudah roboh termakan waktu. Konstruksi yang dipakai dari baja, maksudnya agar bangunannya nanti dapat dipakai lama oleh masyarakat yang berjualan di sana. Untuk luas areal pasar yang bakal pasar mengalami pengembangan sekitar setengah hektar, luas tersebut belum termasuk areal pasar lama yang berada di sebelahnya," kata  Kepala Dinas Koperasi, Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (Diskop UMKM) Kabupaten Pelalawan, Milyono Mkes.

Sementara untuk bangunannya sendiri, lanjutnya, maka direncanakan akan dibangun sebanyak 20 kios dengan ukuran 3x3 meter persegi ditambah dua los dengan 64 meja berjualan. Dikarenakan dana dari APBN itu langsung di transfer ke rekening Koperasi Sumber Makmur Ukui, maka pembangunan pasar semi tradisional dengan sistem swakelola oleh koperasi yang bersangkutan.

"Pembangunan dengan sistem swakelola oleh koperasi Sumber Makmur. Kita mengupayakan peresmian pasar itu bisa dilakukan oleh Menteri Koperasi," ujarnya optimis.

 

Masih menurut mantan staff ahli Bupati Pelalawan bidang SDM Aparatur Pemerintahan ini mengatakan bahwa tujuan dibangunnya pasar tradisional tersbeut untuk mengembangkan pasar lama menjadi lebih tertata, tertib, bersih sehingga menjadi tualng punggung perekonomian masyarakat setempat.

“Dengan dibangunnya pasar itu menjadi semi tradisional diharapkan para pedagang menjadi lebih banyak karena sistem pengelolaan pasar yang mengarah lebih baik, dengan banyaknya pedagangan yang berjualan disitu tentunya akan mengangkat perekonomian masyarakat setempa,'' harapnya lagi.

Ditambahkan Milyono, Jika pengelolaan pasar di Desa Bukit Gajah nantinya berhasil, maka tidak menutup kemungkinan akan dibangun pasar pasar sejenis menjadi pasar semi modern yang dikelola oleh koperasisetempat di Kabupaten Pelalawan.

“Jika program ini berhasil kita jalankan tidak menutup kemungkinan pasar-pasar yang lain juga akan kita kembangkan menjadi semi modern seperti di Ukui ini,” pungkasnya. (ilm)