
UKUI, GORIAU.COM - Istri Calon Gubernur Riau (Cagubri), H. Jon Erizal, Hj. Rita Jon Erizal dan istri Calon Wakil Gubernur Riau (Cawagubri) H.R. Mambang Mit, Hj. Raja Maulida ternyata tak kalah gesit dibandingkan suami mereka. Keduanya dengan tangkas menjawab semua pertanyaan audiens pada kampanye dialogis di Kelurahan Seikijang, Kecamatan Bandar Sei Kijang dan Desa Lubuk Kembang Sari, Kecamatan Ukui, Senin (26/8/2013).
Dalam kampanye di Gedung Bulutangkis, Seikijang, para istri kandidat nomor urut 5 ini ditanya berbagai macam hal, terutama persoalan perempuan. Misalnya, masalah pendidikan anak usia dini (PAUD), honor kader Posyandu, pelayanan kesehatan ibu dan anak, air bersih sampai ke masalah honor guru swasta. Semua pertanyaan itu dijawab dengan jelas oleh istri JE-MM.
Sambil mengangkat visi dan misi JE-MM yang dibagikan dalam bentuk contoh surat suara, Hj. Rita Jon Erizal menjelaskan bahwa pendidikan merupakan fokus utama misi JE-MM. Misi ini disebut dengan Riau Cerdas. Karena itu, baik PAUD, wajib belajar 12 tahun, dan insentif guru dan honor guru swasta akan ditingkatkan, sepanjang dananya mencukupi. ''Tidak hanya insentif dan honor yang ditingkatkan, kualitas guru juga ditingkatkan,'' ujarnya.
Begitu pula masalah kesehatan. Menurut Hj. Raja Maulida, dalam misi Riau Sehat dijelaskan bahwa setiap warga Riau berhak mendapatkan pelayanan kesehatan prima. Puskesmas harus ada di dekat masyarakat, berikut bidannya. ''Jangan sampai untuk melahirkan harus menunggu bayi lahir dulu, baru bidan dating,'' kata Maulida. Disamping itu, pelayanan rumah sakit, juga ditingkatkan.
Sedangkan di Desa Lubuk Kembang Sari, dialog lebih seru mengingat yang hadir ibu-ibu dan juga bapak-bapak. Mereka berasal dari sejumlah desa di Kecamatan Ukui. ''Persoalan kami di sini adalah jalan yang belum diaspal, air bersih, listrik dan pelayanan kesehatan,'' kata Yuni, seorang ibu muda. Dia mohon jika JE-MM terpilih nanti dapat mengatasi masalah tersebut.
Hj. Rita Jon Erizal dan Hj. Raja Maulida dengan kompak meladeni pertanyaan itu. Menurut mereka, apa yang dituliskan dalam visi dan misi ini merupakan komitmen yang harus dijalankan. Bukan janji-janji untuk meraih suatu pada Pemilukada Gubri. ''Sebenarnya sudah berjalan, namun perlu ditingkatkan,'' ujar Raja Maulida. (rls)