TELUKKUANTAN - Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Drs. H. Mursini, MSi dan wakilnya, H. Halim dinilai tak serius dalam menyusun Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Sebab, ada orang-orang yang tak kompeten masuk dalam penyusunan RPJMD tersebut.

Hal ini disampaikan Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kuansing, Musliadi, SAg kepada GoRiau.com, Rabu (30/11/2016) siang di Telukkuantan.

Baca Juga: Mursini - Halim Harus Bisa Menyatukan Masyarakat Kuansing, Jika Tidak...

"Kami melihat, bupati dan wakilnya main-main dalam menyusun RPJMD ini. Padahal, RPJMD merupakan pedoman dalam penyelenggaraan pemerintahan lima tahun ke depan," ujar Musliadi.

"Orang-orang yang tak kompeten itu adalah orang yang non-job, bupati memasukkan mereka dan pejabat eselon II yang ada tak dimasukkan," lanjut Musliadi.

Seharusnya, kata dia, orang yang menyusun RPJMD adalah para pejabat di Bappeda. Sehingga, dokumen RPJMD bisa dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Janji Berikan Bibit Sawit Unggul, Halim Minta Masyarakat Bersabar

"Makanya, itu salahsatu yang membuat pembahasan RPJMD beberapa hari lalu batal. Legalitas tim penyusun kita pertanyakan," ujar politisi PKB ini.

Dikatakannya, pembahasan RPJMD akan dilaksanakan pada Kamis (1/12/2016) besok. Menurutnya, Sekda Kuansing, Drs. H. Muharman, MPd akan datang membawa SK-nya sebagai penanggungjawab RPJMD.

Persoalan jabatan Sekda juga menjadi persoalan pada pembahasan RPJMD lalu. Pansus menduga, jabatan Muharman sebagai Sekda sudah kadaluarsa. Karena itu, Pansus meminta kejelasan status Muharman.

"RPJMD ini kan kepentingan Mursini - Halim selaku kepala daerah, bukan kepentingan Musliadi. Di situ tertuang visi misinya untuk membangun daerah. Nah, kalau asal-asal buat, mau jadi apa Kuansing ini," tegas Musliadi.

Dalam pembahasan besok, Pansus akan memberikan penilaian apakah Ranperda RPJMD itu layak untuk dibahas atau dikembalikan ke Pemda.

"Bisa saja dikembalikan, kalau itu tidak layak. Makanya, kita minta bupati serius dalam menyusun RPJMD, agar pembahasan RAPBD 2017 tak terganggu," pungkas Musliadi. *** #KUANSING