PEKANBARU - Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Riau, Zulfi Mursal mempersilahkan jika Gerindra ingin mengkaderkan Sujarwo.

Sebagai informasi, Sujarwo merupakan Anggota DPRD Siak Fraksi PAN yang diusung oleh Gerindra sebagai Calon Wakil Bupati Siak mendampingi Said Arif. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Riau, Nurzahedy saat penyerahan Surat Keputusan (SK) dukungan menyebutkan akan mengkader antara Said Arif atau Sujarwo. "Ya tidak apa-apa, Pak Syamsuar aja kita wakafkan kok. Makanya saya pernah bilang dulu, bagi partai yang tak punya kader potensial, ambil saja di PAN. Kami punya banyak kader hebat dan diakui partai lain," kata Ketua Fraksi PAN DPRD Riau ini kepada GoRiau.com,Senin (27/7/2020). Lebih jauh, Zulfi menyebut pindah partai atau bertahan di PAN adalah pilihan politik Sujarwo. Ia pun tak bisa melarang karena ini menyangkut hak asasi manusia. Yang jelas, jika Sujarwo ingin pindah ke partai lain maka Sujarwo harus mengurus surat pengunduran diri terlebih dahulu ke PAN. Karena, tak mungkin Sujarwo punya dua Kartu Tanda Anggota (KTA). Tapi jika Gerindra bisa langsung menerima Sujarwo tanpa harus mengurus surat pengunduran diri, Zulfi juga tak bisa terlalu ikut campur karena itu urusan internal partai lain. Disamping itu, DPW PAN Riau juga sudah menggelar rapat harian, dimana dalam rapat itu diambil keputusan supaya Sujarwo jangan pernah membawa atribut PAN dalam proses kampanye-nya. “Kalau yang bersangkutan sudah dicalonkan partai lain. Ya kita minta jangan bawa-bawa nama apalagi atribut PAN dalam aktivitas politiknya. Bagi kader partai di Siak, kami harap bisa memahami kondisi ini dan tetap kompak,” tutupnya. Diberitakan sebelumnya, Sujarwo menentang keputusan partai dengan nekat maju Pilkada Siak menggunakan perahu partai lain yakni Golkar dan Gerindra. Sementara PAN sendiri sedari awal sudah menjagokan Alfedri sebagai Calon Bupati Siak 2020-2025. ***