DURI - Meski telah lewat momennya, 'Hari Bumi' yang biasa diperingati setiap tanggal 22 April tetap memiliki makna tersendiri bagi siswa-siswi SMAS Cendana Duri. Mereka khawatir dengan fenomena pemanasan global ini, sehingga tetap membuat kegiatan positif melalui Organisasi Siswa Mitra Sekolah (OSIS).

Saat dikunjungin di sekolahnya, perwakilan masing-masing kelas terlihat bercocok tanam di pekarangan sekolah. Mereka menanam berbagai macam tanaman palawija seperti tomat, timun, kacang tanah dan terong. Selain itu juga ada perwakilan kelas yang menanam buah-buahan seperti jambu, mangga, rambutan dan matoa.

Ketua Pelaksana kegiatan Hari Bumi, Alifatama didampingi wakilnya Ivan kepada GoRiau.com mengatakan setiap tahunnya, SMAS Cendana memperingati hari bumi. Meski tahun ini kegiatannya lambat dilaksanakan, namun panitia tetap komitmen acara tersebut harus berlangsung.

"Tanggal 22 April itu kebetulan OSIS juga melaksanakan kegiatan hari Kartini. Makanya kita bikin acara hari Bumi ini mundur, agar kegiatannya lebih terfokus. Kebetulan kita ada 3 rangkaian acara dalam memperingati hari Bumi ini. Pertama menanam, menghias tong sampah dari ember bekas, dan rangking satu, seperti perlombaan yang ada ditelevisi," kata Alifatama, Selasa (10/5/2016) siang.

Kegiatan hari bumi dengan tema 'Bumiku Rumahku' ini diikuti oleh seluruh kelas dan diperlombakan. Masing-masing kelas wajib merawat tanamannya, sebab panitia akan menilai dan akan memberikan hadiah kepada kelas yang menjadi pemenang.

Kepala Sekolah SMAS Cendana Duri, Deni Satria MPd melalui Plh Kepala Sekolah, Dra Wiselmi mengaku senang dengan kegiatan positif yang dilakukan murid-muridnya.

"Sekolah sangat mendukung apapun itu kegiatan anak-anak kita yang sifatnya positif. Kelak nanti mereka tamat dari sekolah ini, mereka pasti akan selalu terkenang dengan sekolahnya, mereka meninggal pohon yang nanti akan menjadi tumbuhan rindang disekolah," imbuh Wiselmi. (*/rha)