PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Bertempat di Sekretariat Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Pelalawan di Jalan Akasia Pangkalan Kerinci, Rabu (22/1/2014), dilaksaakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Panwaslu Pelalawan dengan organisasi massa (ormas).

Adapun ormas yang menyatakan komitmennya untuk ikut serta dalam pengawas Pemilu 2014 nanti adalah dari Akademi Komunitas Pelalawan (AKNP), SMAN 1 Pangkalan Kerinci, Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Pelalawan (Hipmawan), Majelsi Ulama Indionesia (MUI) Pelalawan dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pelalawan serta dihadiri oleh seluruh Panitia Pengawas Pemilu kecamatan se-Kabupaten Pelalawan.Sebelum penandatangan nota kesepahaman tersebut, Ketua Panwaslu Kabupaten Pelalawan, Ir Padapotan Marpaung menjelaskan, pembentukan kelompok kerja pengawasan pemilu merupakan kebijakan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pusat, yang harus ditindaklanjuti Panwaslu di daerah."Pokja yang dibentuk beberapa waktu yang lalu itu merupakan kebijakan dari Bawaslu Pusat untuk melibatkan para relawan dalam menjaga pelaksanaan tahapan pemilu agar berjalan secara demokratis, jujur dan adil," jelas Padapotan.Masih menurut padapotan, untuk mengawasi jalannya pesta demokrasi dijadwalkan pada April mendatang, Bawaslu pusat telah melaksankaan gerakan satu juta relawan Panwaslu.Sedangkan untuk Provinsi Riau telah menargetkan sekurang-kurangnya akan melibatkan 22 ribu relawan pemantau pemilu yang terdiri dari orgaisasi masyarakat dan pemilih pemula."Sedangkan untuk kita di Kabupaten Pelalawan, kita targetkan dapat merekrut 1200 relawan, yang nantinya setiap TPS akan di tempatakan dua orang relawan mengawasi pelaksanaan pemilu di TPS tersebut," terangnyaDalam melaksanakan tugas pegawasan nantinya, sambung Padapotan, para relawan aka diberikan pembekalan berupakan bimbingan teknis (Bimtek) yang diberikan oleh anggota Panwaslu.Di pilihnya para pelajar tingkat SMA dan mahasiswa, beber Padapotan, dimaksudkan karena para pelajar ini merupakan pemilih pemula dan belum terkontaminasi oleh politik praktis."Mereka ini, adalah relawan murni, karena mereka belum mengenal politik secara lebih dalam, begitu juga dengan mahasiswa," bebernya.Walaupun dalam penandatnganan MoU untuk di wakili oleh salah seorag kepala sekolah SMA, dalam hal ini Kepala SMAN 1 Pangkalan Kerinci, namun Ketua Panwaslu Kabupaten Pelalawan mengharapkan sikap pro aktif dari Pengawas Pemilu Kecamatan (PPK) untuk merekrut relawan dari pelajar pelajar di kecamatan untuk ikut berpartisipasi menciptakan pemilu yang jujur dan adil."Maka kita undang kawan kawan dari PPK di setiap kecamatan untuk hadir pada kesempatan ini, sikap pro aktif kawan kawan sangat di harapkan untuk merekrut sebanyak banyak nya relawan pengawas pemilu, minimal dua orang relawan untuk satu TPS," harapnya.(rkn)