
PEKANBARU, GORIAU.COM - Kabut asap yang semakin tebal tidak hanya 'melumpuhkan' semua penerbangan baik dari maupun ke Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, tetapi juga menghambat operasi water bombing atau bom air.
Asisten I Setdaprov Riau, Abdul Latif, Kamis (13/3/2014), mengatakan, kabut asap yang terjadi di hampir seluruh kabupaten/kota di Riau semakin tebal, sehingga operasi udara oleh Satgas terhambat."Water bombing beberapa gagal dilakukan. Mudah-mudahan hari ini bisa dijalankan. Kabut asap yang semakin tebal menyulitkan helikopter menembus titik lokasi," kata Abdul Latif.
Dijelaskannya, saat ini hotspot (titik panas) masih merajalela di beberapa kabupaten/kota. Namun yang mendominasi saat ini masih di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, Bukit Batu, Bengkalis.
"Kemudian Teluk Meranti juga cukup banyak. Mudah-mudahan water bombing segera dilaksanakan kembali," harapnya.
Sementara operasi Teknik Modifikasi Cuaca (TMC) sampai saat ini terus dilakukan. Upaya penyemaian garam tetap dilakukan sebagai upaya penanggulangan kabut asap ini.***