
PANGKALAN KERINCI – Proses evakuasi korban kecelakaan truk yang terjun ke Sungai Segati, Kabupaten Pelalawan, telah selesai dilakukan. Hingga Senin (24/2/2025) pukul 16.00 WIB, total 32 orang telah dievakuasi, dengan 17 orang ditemukan selamat dan 15 orang meninggal dunia.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, menyampaikan data terbaru jumlah korban dalam laporan resminya.
Korban selamat: Juventus, Febri, Wia, Berkat, Yerniwati, Arkian Zebua, Yasman Gulo, Novayanti, Taogomano, Nenek Seja, Ina Nove, Epriniwati, Dameria, Jelisman, Otonius, Yantonius, Melianus.
Korban meninggal dunia: Cahaya, Tri, Cel, Maranata, Solina, Yaman Hulu, Yusnidar, Yasani, Setia Murni, Aferius, Amel, Wilda, Noel, Ciras, Arman.
Dengan demikian, total korban yang telah dievakuasi sebanyak 32 orang, terdiri dari 17 selamat dan 15 meninggal dunia.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam perjalanan dan selalu mematuhi standar keselamatan dalam penggunaan transportasi.
Sebelumnya, Tim SAR gabungan kembali menemukan enam korban kecelakaan truk yang masuk ke Sungai Segati, Kabupaten Pelalawan, Senin (24/2/2025). Dengan penemuan terbaru ini, total korban meninggal dunia akibat peristiwa tersebut bertambah menjadi 14 orang.
Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan bahwa pencarian korban pada Senin pagi berhasil menemukan enam jenazah pada pukul 07.44 WIB. Para korban ditemukan pada titik koordinat 0° 1'2.04"N 101°36'27.85"E, sekitar 50 meter dari lokasi kejadian.
"Pada Senin pagi, tim SAR gabungan kembali menemukan enam korban meninggal dunia. Mereka adalah Alferius, Setia Murni, Yasani, Yusnidar, serta dua anak-anak, Ciras dan Amek," kata Budi.
Dengan tambahan enam korban ini, total korban meninggal dunia telah mencapai 14 orang. Saat ini, tim SAR gabungan masih mencari satu korban lagi yang belum ditemukan.
"Satu korban lagi yang masih dalam pencarian adalah Amran, seorang anak-anak," tambahnya.
Sebelumnya, truk milik PT Empat Ras Bersaudara (ERB) yang mengangkut 32 karyawan, termasuk anak-anak, jatuh ke Sungai Segati di area konsesi HTI PT Nusa Wana Raya (NWR). Menurut keterangan pihak PT NWR, Abdul Hadi, para karyawan saat itu tidak sedang bekerja, melainkan hendak berbelanja ke Desa Segati.
"Para penumpang saat itu sedang libur dan tidak dalam aktivitas pekerjaan. Mereka dalam perjalanan untuk berbelanja di Desa Segati," ujar Abdul Hadi.
Saat kejadian, beberapa korban dewasa dan anak-anak berhasil ditemukan selamat, sementara belasan lainnya dinyatakan hilang.
"Seluruh korban telah ditangani di klinik perusahaan, dan jika diperlukan tindakan medis lebih lanjut, mereka akan dirujuk ke rumah sakit terdekat," ungkapnya. ***