RENGAT, GORIAU.COM - Pertemuan antara karyawan, perusahaan dan instansi terkait yang difasilitasi oleh DPRD Indragiri Hulu terkait tuntutan bonus oleh karyawan, Jumat (26/4/2013) sore ini akhirnya menemui jalan buntu. Perusahaan keberatan membahar dua bulan gaji atau 200 persen, sementara karyawan tetap ngotot pembayaran

Dengan tidak adanya titik temu pada pertemuan tersebut, 400 Karyawan PT Inecda Plantions akhirnya bersepak untuk melanjutkan mogok kerja. Sampai hari ini, mogok kerja tersebut sudah berlangsung selama dua hari.

Pertemuan antara karyawan dan pihak perusahaan ini dipasilitasi oleh DPRD Inhu dan dihadiri oleh Kepala Dinas (Kadis) Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Inhu Kuwat Widiyanto beserta Jajarannya, serta Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) Inhu H. Hendrizal, serta pihak-pihak lainnya.

Dalam pertemuan tersebut para karyawan menuntut bonus hasil produksi sebesar 200 persen dari gaji (2 bulan gaji) namun pihak perusahaan, PT Inecda Plantations hanya menyanggupi sebesar 60 persen dari gaji, hingga berakhirnya pertemuan tersebut tidak ada titik temu antara kedua belah pihak. Dan karyawan pun berjanji untuk tetap menggelar demo. (aun)