BAGANSIAPIAPI - Nelayan Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir, Riau menemukan sesosok mayat terapung di laut 18 mil dari Kota Terapung Panipahan, Jumat (13/3/2020). Saat ditemukan, mayat sudh sulit dikenali.

Mayat itu ditemukan oleh ABK KM S.27.No.1644 GT 7 milik Tempak alias Acik (45) sekaligus nahkoda kapal ikan tersebut bersama 7 ABK-nya ketika menjaring ikan di laut wilayah hukum Kecamatan Pasir Limau Kapas.

Menurut Tempak alias Acik (45) didampingi Darwin alias Ewin (33), mereka saat itu melihat  benda mencurigakan. Setelah didekati ternyata sosok jasad manusia dengan kondisi rusak dan tak utuh.

''Kami menemukan mayat sekitar jam 09.00 Wib,lalu dibungkus dan dibawa ke Panipahan,'' ucap Tempak dan Darwin.

Untuk membawa mayat itu mencapai Panipahan, harus menunggu air pasang. Akibatbta baru jam 16.10 Wib sampai di dermaga. Setibanya di dermaga, langsung ditangani Polsek, Dan Pos TNI-AL, Babinsa, Polair  Panipahan lalu meminta  dr B.Jonson dari Puskesmas Panipahan melakukan visum et revertum.

Aiptu Sahrudin Ali, anggota Polsek Panipahan didampingi Bribka Risevel personil Polair, Serma Herry Kalman dan Pos Babinsa Panipahan, Koptu TNI-AL Rudianto Tanjung  mendampingi dr B Jonson melakukan visum atas jasad tak di kenal ini. ''Kondisinya rusak, sulit dikenali. Ciri-cirinya pakai sempak biru, kaos bertuliskan Hugoclass, bertato di kedua lengannya,'' ucap Aiptu Sahrudin.

Usai visum, Mr X tersebut oleh Upika, Kepenghuluan dan masyarakat dimakamkan secara Islam di TPU Mesjid Annur Jalan Bakti Panipahan.

Di tempat terpisah, Edy Syahrial, Penghulu Panipahan menyebutkan pemakaman jasad Mr X tersebut dihadiri Upika, " Ya,benar, begitu dapat informasi Pak Camat Yahya, Babinsa,TNI-A L, Polair turut mengantarkan ke pemakaman,'' tutupnya. ***