BAGANSIAPIAPI, GORIAU.COM - Persoalan tapal batas antara Rokan Hilir dan Kota Dumai yang selama ini masih menyisakan beberapa persoalan, diyakini akan segera terselesaikan. Pasalnya, hubungan baik antara Dumai dan Rohil sudah terjalin.

Ketua DPRD Rokan Hilir, Nasruddin Hasan mengungkapkan, Dumai dan Rokan Hilir sudah sepakat akan menjalin hubungan lebih intens untuk menuntaskan segala persoalan masa lalu, salah satunya adalah masalah tapal batas.

''Asalkan mau duduk bersama, seluruh persoalan yang menjadi penghambat selama ini akan bisa diatasi. Misalnya konflik tapal batas maupun pengadaan air bersih,'' kata Nasruddin Hasan kepada GoRiau.com usai acara silaturahmi Ikatan Keluarga Rokan Hilir di Ballroom Hotel Comfort Dumai, Senin (4/1/2016).

Karena itu, konflik tapal batas serta jual beli tanah diperbatasan Dumai - Rohil harus mendapat perhatian khusus dari kedua pihak pemerintah. Untuk mengetahui pokok persoalan yang terjadi, pemerintah harus mencari siapa saja yang terlibat dalam aksi jual beli lahan tersebut.

https://www.goriau.com/assets/imgbank/04012016/2okejpg-3781.jpgNasruddin Hasan mendampingi Bupati Rokan Hilir ketika memberikan bantuan 1 unit ambulan.

Begitu juga persoalan air bersih yang merupakan permasalahan yang sangat krusial. ''Kita tidak mengetahui apa kendalanya sehingga proyek pengadaan air bersih yang digagas pemerintah kota Madya Dumai sempat terhenti beberapa waktu lalu. Untuk itu, kita mengharapkan Pemkot Dumai mau membuka diri dan membahas bersama terkait proyek air bersih itu,'' ujanya.

https://www.goriau.com/assets/imgbank/04012016/3okejpg-3780.jpgAnggota DPRD Rohil dan Anggota DPRD Dumai asal Rohil duduk bersama dalam acara Silaturahmi Ikatan Masyarakat Rokan Hilir dengan Pemkab Rohil di Dumai.

''Saya mengenal baik Walikota Dumai terpilih, Zul As. Untuk menuntaskan persoalan kedua kasus tersebut, mereka sangat terbuka," tutup Nasruddin. (amr)