PEKANBARU, GORIAU.COM - Yandri (48), warga Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Pelalawan, Sabtu (23/11/2013) ditemukan tewas terapung di aliran sungai daerah sekitar. Diduga pria nyaris setengah abad itu meninggal akibat serangan jantung.

Penemuan mayat laki-laki itu tepatnya di areal PT Riau Andalan Pulp and Paper, Kelurahan Pangkalan Kerinci dekat Desa Pulau Muda.

Saksi mata, Rahman, dalam laporan di kepolisian yang diterima wartawan, Senin (25/11/2013) mengatakan, korban sebelumnya sempat izin untuk pergi ke Serapung dari DesaPulau Muda menggunakan kapal cepat.

Waktu itu, menurut saksi, korban yang diketahui bernama Yandri izin pergi untuk menjemput seorang dokter.

Namun setelah lebih 12 jam, demikian saksi, korban tidak kunjung pulang. "Saya dan seorang warga lainnya kemudian menyusul korban dengan menggunakan perahu kecil," katanya.

Di tengah perjalanan, kata dia, kemudian ditemukan perahu mesin yang ditumpangi korban terapung dekat semak-semak bakau. "Di lokasi tidak jauh dari perahu itu, kami menemukan korban. Kemudian saya menghubungi warga termasuk kepolisian yakni Kapospol Aiptu Irwan," katanya.

Aiptu Irwan mengatakan, mendapat laporan warga tersebut pihaknya kemudian turun ke lokasi kejadian. "Korban telah dievakuasi serta dibawa ke rumah duka. Menurut keterangan pemeriksa jasad yang merupakan tim kesehatan, dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit jantung. Itu karena sebagian tubuhnya tampak membiru," kata dia.

Kasus temuan mayat di Riau telah berulang kali, beberapa diantaranya bahkan diindikasi sebagai korban pembunuhan.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Pekanbaru sebelumnya juga telah menginapkan dua jasad tak dikenal.(fzr)