
RENGAT - Bahaya peredaran narkoba di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau semakin mengancam generasi muda, khususnya para pelajar. Dari catatan Satuan Reserse Narkoba Polres Inhu, pada tahun 2016 angka tindak pidana narkoba yang mereka tangani meningkat dari tahun sebelumnya.
Tak ingin hal yang sama kembali terulang yang bakal membuat generasi penerus daerah ini hancur karena narkoba, sejak akhir 2016 lalu, Sat Narkoba Polres Inhu terus menggalakkan sosialisasi tentang bahaya narkoba.
Sasaran sosialisasi adalah sekolah. Karena, saat ini peredaran barang haram yang mematikan itu sudah mulai merambah ke dunia pendidikan, sasaran utama para pengedar itu adalah para pelajar SMA sederajat.Karena, para pelajar yang labil mudah untuk dipengaruhi.
Dengan demikian, sebagai upaya menyelamatkan para generasi penerus bangsa itu, Sat Narkoba Polres Inhu memilih sekolah sebagai tempat yang tepat untuk bersosialisasi. Tak tanggung-tanggung, pelaksanaan sosialisasi dipusatkan di enam titik dari 14 kecamatan yang ada di Inhu.
"Hingga hari ini, obat untuk menyembuhkan para pecandu narkoba belum ditemukan dan hanya bisa diatasi dengan cara rehabilitasi. Maka dari itu, saya menghimbau dan mengajak semua pihak untuk menyatakan perang terhadap narkoba," ujar Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni melalui Kasat Narkoba Polres Inhu, AKP Harut Kemri, Rabu (18/1/2017) menjawab GoRiau.com.
Tidak hanya sekedar bersosialisasi tentang bahaya narkoba, Kasat Narkoba itu juga mengenalkan pada para pelajar itu tentang jenis dan dampak narkoba tersebut.
"Dengan mengenalkan jenis dan bahaya narkoba, diharapkan para pelajar itu bisa memahami langsung bentuk dan dampak yang ditimbulkan akibat mengkonsumsi narkoba tersebut," tegasnya.
Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan para pelajar itu bisa mengendalikan diri dan juga juga bisa menjadi penyambung lidah dalam menyampaikan kepada masyarakat tentang bahaya dan dampak penggunaan narkoba tersebut.
"Kendati demikian, tak bosan-bosannya kita menghimbau kepada semua pihak terutama para orangtua untuk terus mengawasi pola dan lingkungan pergaulan anak-anak mereka. Karena narkoba merupakan pembunuh yang paling sadis," pungkasnya.*** #INHU