SELATPANJANG, GORIAU.COM - Berada di dekat pusat Kota Kabupaten Kepulauan Meranti, tepatnya di Banglas, tak menjamin hidup keluarga Rusnadi (39) baik. Buktinya, berpuluh tahun sudah keluarga miskin itu hidup dalam keadaan menyedihkan.


Pantauan di kediaman Rusnadi, warga Jalan Banglas Gang Antara, RT 02 RW 01 Dusun 4, Desa Banglas, Kecamatan Tebingtinggi, Kamis (19/3/2015), kondisi rumah Rusnadi sangat menyedihkan. Sebagian besar atapnya bocor, papan rumahnya telah lapuk (rapuh, red) serta rumahnya hampir rubuh.
Menurut lelaki 39 tahun itu, mereka telah menempati rumah peninggalan mertuanya itu sekitar 13 tahun yang lalu. Di rumah tua itu, lelaki yang bekerja sebagai buruh ini tinggal bersama bersama isterinya Nurhayati (33) dan 3 anak perempuan yang saat ini duduk di bangku SD, serta dua adik iparnya.
Penghasilan sebagai buruh tidak membuat perekonomian keluarga ini terangkat. Menurut Rusnadi, kadang ia bekerja kadang tidak, tergantung apakah ada yang membutuhkan jasanya ataupun tidak. Sementara istrinya bekerja sebagai cleaning servis di salah satu wisma. Sekarang kerjanya memang agak susah.
Selain suah, kondisi Rusnadi juga menyedihkan, dimana kaki sebelah kirinya timpang alias cacat sejak kelas 3 SD itu.
Meski sudah belasan tahun hidup di rumah yang hampir rubuh itu, tidak ada bantuan Rumah Layah Huni (RLH) yang ia terima. Kalau untuk usulan, Rusnadi kerapkali meminta melalui pemerintah desa, bahkan pemerintah desa telah datang dikediamannya dengan mengambil dokumentasi kediamannya.
"Memang ada dari pihak desa yang datang mengambil foto rumah saya, tapi sampai saat ini belum ada nampaknya. Kalau dapat, kami berharaplah perhatian dari pemerintah daerah untuk membantu kami rumah layak huni," tuturnya.
Selama ini pula, keluarga miskin ini baru pernah dapat bantuan tempat penampungan air aspirasi dari anggota dewan sekitar setahun lalu.
Ketika berkunjung ke gubuk tua milik Rusnadi itu, rombongan wartawan yang di komandoi Syawaluddin, mengulurkan bantuan dana kepada keluarga tersebut. "Ini pak Rusnadi, ada bantuan dari kawan-kawan wartawan untuk kebutuhan sehari-hari. Mudah-mudahan bisa membantu meringankan beban keluarga ini," ucap Syawal.(zal)