
JAKARTA - Kualitas cadangan minyak di Bumi Lancang Kuning terbukti belum habis. General Manager Zona Rokan, Andre Wijanarko secara langsung menyoroti temuan minyak murni berkualitas tinggi hasil pengeboran sumur pengembangan Pungut PT-069 di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau.
Sorotan utamanya tertuju pada tingkat kemurnian cairan yang berhasil ditarik ke permukaan. Ia memastikan bahwa aliran minyak dari sumur baru tersebut sama sekali tidak bercampur dengan zat lain, memberikan sinyal positif bagi keberlangsungan eksplorasi di Lapangan Pungut.
"29 Mei lalu telah dilakukan tes produksi dengan laju alir minyak menggunakan pompa listrik ESP sebesar 903 BOPD tanpa kandungan air dan langsung kita produksikan," tegas General Manager Zona Rokan, Andre Wijanarko, Sabtu (6/6/2026).
Kunci keberhasilan menyedot 903 Barel Minyak per Hari (BOPD) ini terletak pada strategi penetrasi ke dalam tanah. Tim teknis tidak melakukan pengeboran lurus secara konvensional, melainkan menerapkan teknik pengeboran miring (directional drilling).
Manuver teknis ini dirancang khusus untuk memotong secara presisi Lapisan Pasir Bekasap di kedalaman 3.446 ftMD. Dengan presisi tinggi, alat pompa langsung diaktifkan untuk menghisap cairan murni dan memindahkannya ke dalam jaringan pipa produksi.
Bagi jajaran pimpinan Pertamina, aliran minyak murni tanpa air (0% water cut) ini menjelma menjadi simbol optimisme baru. Hal ini membuktikan bahwa dengan penerapan teknologi yang tepat, Blok Rokan masih menyimpan potensi cadangan raksasa di bawah permukaannya.
"Mohon doa dan dukungannya dari seluruh masyarakat agar sumur ini dapat terus berproduksi secara optimal dalam jangka waktu yang cukup lama demi mendukung ketahanan energi nasional," pungkasnya. ***