
PEKANBARU, GORIAU.COM - Rombongan Komisi IV DPRD Indragiri Hilir (Inhil) yang dipimpin Sekretaris Komisi Herwanisitas, Selasa (20/10/2015) pagi menemui sejumlah wakil rakyat asal daerah itu di DPRD Riau. Tujuannya untuk meminta bantuan agar dimasukkannya usulan anggaran bagi pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan.
Sekretaris Komisi IV Herwanisitas mengatakan, saat ini RSUD Puri Husada Tembilahan sebagai rumah sakit tipe C dalam kondisi memprihatinkan. Padahal rumah sakit milik masyarakat Inhil itu sudah berdiri sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), seharusnya memiliki ffasilitas memadai untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
"Oleh karena itu kami melalui Pemerintah Daerah telah merencanakan pembangunan total dengan anggaran tidak sedikit, untuk tahap awal saja, sekitar Rp46 miliar," kata Herwanisitas.
Rencananya, pengembangan rumah sakit ini nanti sebagai fasilitas pelayanan tipe B. Dengan perhitungan anggaran yang besar, dana milik daerah Inhil tidak cukup untuk itu. APBD Inhil tahun ini saja yang berkisar Rp2 triliun, sekitar 60 persen habis bagi membiayai belanja rutin dan gaji pegawai. Sedangkan 40 persen lagi atau sekitar Rp800 juta harus dibagi-bagi untuk beberapa pembangunan perioritas di masyarakat.
Sementara anggota DPRD Riau yang terdiri dari Abdul Wahid, Musyaffak Asikin, Hj. Septina Primawati Rusli, Hj. Sulastri dan Muhammad Arfah mengaku respon atas usulan yang disampaikan oleh pihak Komisi IV DPRD Inhil ini.
"Kami menyambut baik dan akan berusaha membantu apa yang menjadi kebutuhan masyarakat tersebut. Kami berkomitmen untuk menganggar pada APBD Riau 2016 mendatang," kata Abdul Wahid.(rul)