SIAK - Mengikuti Rembug Desa Nasional 2017 dengan tema Refleksi 3 tahun Dana Desa – Merayakan Kebangkitan Ekonomi Desa, di Kampung Mataraman, Desa Panggungharjo, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (26/11/2017) ternyata sangat berkesan bagi Wakil Bupati Siak, Alfedri.

Dimana pada kesempatan itu, ia dapat memetik materi yang disampaikan pembicara-pembicara hebat. Acara dibuka dengan keynote dari Prof Rhenald Kasali. Prof Rhenald Kasali menyampaikan bahwa desa memiliki peluang yang sangat besar dalam era disruptive ini.

“Siapa yang kaya dimasa lalu, bisa jadi miskin saat ini, dan siapa yang miskin saat ini bisa jadi kaya," kata Alfedri mengulangi apa yang disampaikan Prof Rhenal Kasali menekankan pentingnya untuk merubah mindset warga desa, bahwa Money is just illusion, Uang hanya Ilusi.

Menurut Wabup, banyak warga desa saat ini tidak memulai melakukan inovasi dan perubahan karena beranggapan tidak memiliki uang. Padahal desa secara nyata telah berkontribusi penting bukan hanya untuk pembangunan nasional, tetapi juga pembangunan berkelanjutan.

Dipaparkannya, sejumlah point penting yang harus dikembangkan yakni pengembangan ekonomi (local economic development) yang terdiri atas pasar desa, wisata desa dan program unggulan desa. Sub tema berikutnya yakni program inovasi desa yang terdiri atas teknologi tepat guna dan sistem informasi tepat guna.

Selanjutnya sub tema pembangunan kawasan perdesaan yang terdiri atas perhutanan sosial, dan tata ruang desa. Serta Badan usaha milik desa (BUMDESA) yang meliputi Bumdesa dan Bumdesa Bersama serta mitra Bumdes Nusantara.

Tema-tema diatas dipilih karena sangat relevan dengan isu pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat. Tema-tema tersebut menegaskan bahwa desa secara nyata telah berkontribusi penting bukan hanya untuk pembangunan nasional, tetapi juga pembangunan berkelanjutan.

"Dari topik-topik yang dipaparkan itu timbul inspirasi untuk merealisasikannya di Desa san kampung-kampung di Siak. Dan kedepannya bisa diarahkan ke sektor perekonomian untuk memberdayakan ekonomi rakyat sehingga terjadinya pertumbuhan ekonomi masyarakat yang baik," tukas Alfedri. ***