PEKANBARU – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik kepala daerah terpilih hasil Pilkada serentak 2024 pada 20 Februari 2025 di Istana Negara. Dari Riau, sebanyak 12 pasangan Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota, termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, akan resmi dilantik. Namun, pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Siak Sri Indrapura masih tertunda karena adanya sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).

Meski telah dilantik sebagai Gubernur Riau periode 2024-2029, Abdul Wahid belum bisa langsung menjalankan roda pemerintahan. Pasalnya, ia bersama kepala daerah lainnya harus mengikuti program orientasi atau retreat selama sepekan di Magelang.

"Selama saya mengikuti retreat kepala daerah, Gubernur Riau akan dijabat oleh Pelaksana Harian (Plh), yakni Wakil Gubernur Riau, Pak SF Hariyanto," ujar Abdul Wahid saat diwawancarai GoRiau.com, Senin (17/2/2025).

Ia menambahkan bahwa dirinya telah mengikuti serangkaian tes kesehatan dan kegiatan lain sebagai persiapan retreat. "Besok kami akan mengadakan olahraga bersama," katanya.

Terkait prosesi pelantikan, Ketua DPW PKB Riau itu mengaku tidak memiliki persiapan khusus. Namun, ia berharap seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar.

"Kepada masyarakat Riau, mohon doanya agar pengambilan sumpah dan janji dapat berjalan dengan sukses," tutupnya. ***