
PEKANBARU, GORIAU.COM - Asosiasi Perkebunan Inti Rakyat (Aspekpir) Riau yang merupakan gambaran petani rakyat ternyata juga setujui dengan adanya penolakan pembelian tandan buah segar (TBS) sawit yang berasal dari Taman Nasional Tesso Nilo. Meski perkebunan rakyat, namun penanaman sawit di areal taman nasional juga tidak dibenarkan.
''Kita setuju kalau pabrik kelapa sawit menolak pembelian buah sawit yang berasal dari Taman Nasional Tesso Nilo. Kita harus melindungi taman nasional dan isu merupakan kewajiban semua warga negara bahkan dunia. Dan komitmen itu juga sudah ditunjukkan dengan aturan untuk mendapatkan sertifikat Roudtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) sebagai salah satu syarat ke pasar internasional,'' ujar Ketua Umum Aspekpir Riau Setiono, Selasa (2/4/2013)
Menurutnya, tak ada pilihan untuk lindungi warga dunia selain menyelamatkan lingkungan, dan pemerintah sudah menetapkan TNTN sebagai kawasan lindung. Jika TNTN dibabat, tentu yang rugi adalah masyarakat dunia dan bukan hanya Riau. (rdi)