
SIAK - Suatu berkah bagi Ustadz Azharudin Lubis dapat bertemu langsung dengan teman lamanya Bupati Siak, Drs H Syamsuar dihari pertamannya mendapat kesempatan memberikan tausiah di Masjid Al Arafah, Jalan Sekolah, Rumbai, Pekanbaru, setelah hampir 2 tahun sakit dan sulit berjalan.
"Ini berkah bagi saya, hari pertama saya mendapat kesempatan mengisi tausiah Ramadan setelah lama istirahat karena sakit. Hari ini saya dipertemukan dengan teman sekaligus orang yang saya kenal dengan sangat dekat," kata Ustadz Azharudin yang mengaku pernah menjadi Ring 1 nya Syamsuar-Alfedri saat Pilkada di Kabupaten Siak.
Tidak hanya itu, Azharudin juga tidak segan-segan mengajak jamaah masjid Al Arrafah untuk memantapkan pilihan pada Pak Syamsuar di Pemilihan Gubernur Riau yang akan berlangsung pertengahan tahun 2018 mendatang.
"Meski saya sakit, lemah dan sulit berjalan dengan sempurna. Tetapi semangat saya untuk memberikan dukungan kepada beliau akan tetap saya lakukan dari bawah. Saya mengenal betul bagaimana pribadi pak Syamsuar ini, bagaimana agamanya beliau ini. Saya yakin Riau akan lebih baik jika di pimpin oleh pak Syamsuar ini," ucap Azharudin lagi menggebu-gebu, Kamis (1/6/2017).
Sementara itu, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi terlihat sangat tersanjung dengan semangat teman lamanya tersebut yang masih ingin membantunya mencarikan dukungan masyarakat untuk Pemilihan Gubernur Riau yang akan diikutinya, meski kondisinya tidak terlalu sehat.
"Jamaah Masjid Al Arafah ini banyak yang merupakan teman lama saya saat masih muda dahulu. Saya cukup senang masih bisa berjumpa dengan teman-teman saya dalam kegiatan Safari Ramadan ini. Kami memang memiliki hajat untuk maju Riau 1, seperti yang dikatakan Ustadz Abdul Somad saat berbuka puasa di Masjid Al Firdaus tadi, dia sering berjumpa dengan saya, tetapi balihonya saja," ujar Bupati Syamsuar.
Dalam kesempatan itu, Syamsuar juga menyampaikan bahwa cerminan Riau ini ada di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya. Namun kondisinya saat ini masih ada permasalahan yang tidak bisa dituntaskan dengan baik seperti kondisi drainase yang sangat buruk sehingga menyebabkan banjir saat hujan turun dan beberapa masalah lainnya yang harus dituntaskan agar cermin Ibukota Riau ini sempurna.
"Dalam hal ini Gubernur harus berperan penting dalam menuntaskan masalah-masalah yang masih menjadi keluhan masyarakat, baik itu pembangunan, pelayanan publik, perizinan, kesehatan, pendidikan dan lainnya. Untuk itu, kami berazam, kita nanti kami duduk di Riau 1, hal-hal seperti ini adalah yang paling pertama kami tanggapi. Melakukan kordinasi dengan pemerintah Kabupaten dan Kota yang ada lebih intens untuk menjawab semua permasalahan yang ada," ucapnya.
Syamsuar juga menjelaskan niatnya yang lain untuk membuat Rumah Quran di Kota Pekanbaru. Sebab 85 mayoritas penduduk di Riau ini beragama Islam. Dan Riau harus menjadi pusat pendidikan Islam. Pembangunan keagamaan Islam ini sudah dimulainya di Kabupaten Siak, sudah ada 6 Pondok Pesantren dan Islamic Center.
"Kami di Siak juga mengembangkan zakat yang sudah mencapai Rp 15 miliar. Program zakat ini sangat membantu masyarakat miskin khususnya kaum dhuafa yang ada di Siak. Kita ingin zakat ini digerakkan juga di Kabupaten Kota lainnya di Provinsi Riau, amil zakat yang ada harus menjalankan perannya," tandasnya lagi dengan optimis jika zakat ini terus dikembangkan akan mengurangi angka kemiskinan di Riau. ***