
PEKANBARU, GORIAU.COM - Ketidakjelasan nasib HR Mambang Mit di Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) 2013 masih terus berlanjut. Meski begitu, optimisme masih mengalir di kubu Mambang. Pada beberapa kesempatan, Mambang Mit tetap melakukan sosialisasi. Tak ada kata menyerah menghadapi kondisi yang terjadi.
Seyogyanya, penetapan bakal calon dari Partai Demokrat Riau bisa lebih cepat jika Ketua Umum DPP yang baru bisa cepat ditetapkan. Namun informasi yang diperoleh, besar kemungkinan Kongres Luar Biasa (KLB) akan digelar paling cepat akhir Maret.
Seperti diketahui, khusus untuk penetapan bakal calon Gubernur di Partai Demokrat harus atas persetujuan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, namun sejak mundurnya Anas Urbaningrum sebagai ketua umum, terjadi kekosongan yang berdampak pada penetapan bakal calon Pilkada termasuk di Riau.
''Kalau dibilang berpengaruh, jelas berpengaruh, tapi kita optimis, buktinya Sumatera Selatan juga berhasil meski penetapan calon dari Demokrat baru bisa diperoleh dua hari sebelum jadwal yang ditetapkan,'' ujar Sekretaris DPD Partai Demokrat Riau DR Koko Iskadar menjawab GoRiau.com, Jumat (15/3/2013) di gedung DPRD Riau.
Sejauh ini, Demokrat Riau terus melakukan sosialisasi ke tengah masyarakat dan kekuatan Mambang Mit untuk maju juga menunjukkan grafik yang membaik, dimana dukungan terus mengalir.
Hanya saja, menimbang adanya dua kader Demokrat Riau yang berkeinginan maju, yaitu Mambang Mit dan Achmad, bisa saja akan melahirkan keraguan. Namun hal ini dibantah Koko Iskandar. Menurutnya, Mambang Mit masih berpeluang bagus di DPP, hingga sejauh ini arah DPP masih ke kader yang masih menjadi Wakil Gubernur Riau, HR Mambang Mit.
''Boleh-boleh saja ada kader yang mengklaim dapat dukungan DPP, tapi sejauh ini kita masih yakin arahnya masih ke Mambang Mit. Saya rasa DPP arif dalam menetapkan kader yang akan maju,'' paparnya.
Sementara itu pantauan GoRiau.com, peta pertarungan Pilgubri 2013 semakin keras mengingat adanya beberapa calon yang masih ragu mendapatkan dukungan partai. Sejauh ini, baru Anas Maamun dan Jon Erizal yang sudah dipastikan mulus melaju di Pilgubri.
Anas sudah nyaman bersama Golkar mengingat partai ini hanya mengusulkan tiga nama ke DPP Golkar yakni Anas Maamun, Syamsuar dan Harris. Sementara Jon Erizal sudah dipastikan bersama PAN dan PKS.
Sementara Herman Abdullah yang sebelumnya sudah mendeklarasikan diri berpasangan dengan Agus Widayat dan diusung beberapa partai kecil dan non parlemen, dikabarkan mulai retak, namun saat ini kubu Herman Abdullah - Agus Widayat juga dikabarnya tengah membangun kembali komitmen yang sudah dibuat sebelumnya. (nti)