
RENGAT, GORIAU.COM - Guyuran hujan yang melanda Kecamatan Batang Gansal, Indragiri Hulu, Riau, Kamis (14/3/2013) kemaren menyebabkan banjir dan meluapnya air sungai. Banjir juga menyebabkan patahnya Jembatan Sisirih. Rusaknya jembatan telah menyebabkan ribuan jiwa di tiga desa terisolasi karena tak bisa keluar dari perkampungan.
Anggota DPRD Inhu dari Daerah Pemilihan Batang Gansal, Juanda yang kebetulan berdomisili di Desa Seberida mengatakan, jembatan Sisirih yang patah tersebut berada di Desa Usul. Kondisinya, lantai dan pondasi jembatan patah. Kuat dugaan karena jembatan tak mampu menahan tekanan banjir
''Banjir besar dan air naik tinggi. Besar kemungkinan karena tekanan air semakin kuat, lantai dan pondasi jembatan rusak,'' ujar Juanda, Jumat (15/3/2013).
Berdasarkan data yang ada, konstruksi jembatan merupakan beton yang dibangun 2011 dengan menggunakan APBD Inhu. Panjang jembatan sekitar 6 meter dengan lebar sekitar 3 meter. Saat ini, posisi jembatan bergeser dan miring.
Sementara itu, Camat Batang Gansal, Arkadius mengungkapkan, pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke Bupati Inhu, Yopi Arianto dan mengenai kerusakan Jembatan Sisirih yang berada di Desa Usul juga telah disampaikan kepada Dinas PU Kimpraswil Inhu.
"Kejadian sudah saya sampaikan langsung kepada Bupati Inhu dan berkoordinasi dengan Dinas PU kimpraswil. Ini dianggap tanggap darurat dan perlu segera disikapi karena mengancam kehidupan warga tiga desa," sebutnya.
Dirinya berharap agar Pemkab Inhu segera memperbaiki jembatan tersebut karena merupakan akses penghubung jalan menuju tiga desa. "Jembatan ini perlu segera diperbaiki. Kami khawatir warga tiga desa seperti Usul, Siambul dan Rantau Langsat terisolir karena tidak bisa keluar menuju Desa Seberida atau ke Jalan Lintas Timur,'' ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinau PU Kimpraswil Inhu, Asmara HK dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan dan mengopname tingkat kerusakan fisik jembatan tersebut. ''Hal ini dilakukan untuk mengambil langkah-langkah perbaikan agar dapat dilakukan secepat mungkin,'' ujarnya singkat. (aun)